Harta Karun Zaman Viking Ditemukan di Norwegia, Ada Koin Arab dan Gelang

Kamis, 1 Desember 2022 08:32 Reporter : Merdeka
Harta Karun Zaman Viking Ditemukan di Norwegia, Ada Koin Arab dan Gelang harta karun viking. ©Birgit Maixner

Merdeka.com - Harta karun masa Viking berhasil ditemukan di dataran tinggi Kongshaug, wilayah Stjordal, Norwegia. Harta karun yang terpendam sekitar dua hingga tujuh sentimeter di dalam tanah itu ditemukan Pawel Bednarski menggunakan alat pendeteksi logamnya.

Awalnya Pawel menemukan cincin kecil yang dikiranya tidak berharga. Namun dekat cincin kecil itu terdapat timbunan benda perak, termasuk koin, gelang, cincin, dan kawat perak.

“Benda-benda itu tertutup tanah liat, jadi tidak mudah untuk melihat seperti apa bentuknya. Hanya ketika saya sampai di rumah dan membilas salah satu gelang, saya menyadari bahwa ini adalah penemuan yang menarik,” jelas Pawel, dikutip dari Heritage Daily, Rabu (30/11).

Setelah menemukan, Pawel segera membawa barang-barang itu kepada arkeolog setempat untuk identifikasi. Identifikasi menunjukkan peninggalan yang ditemukan Pawel adalah benda dari Zaman Viking.

Sebelumnya penggunaan alat pendeteksi logam dapat digunakan di Norwegia selama mendapatkan izin dari pemilik tanah. Berdasarkan UU Warisan Budaya Norwegia, segala penemuan benda pra-abad pertengahan hingga abad pertengahan (tahun 1537) secara otomatis menjadi milik negara.

Pihak kementerian akan memutuskan apakah benda yang ditemukan dapat menjadi hadiah untuk dibagi rata antara penemu dan pemilik tanah.

Pawel sendiri menemukan 46 benda perak yang sebagian besar pecahan perak hacksilver atau hacksilber. Benda-benda itu dahulu digunakan sebagai mata uang menurut beratnya.

Benda-benda lain seperti dua cincin jari, koin Arab, kalung jalinan, beberapa gelang dan rantai juga ditemukan Pawel dalam timbunan itu.

“Penemuan ini berasal dari masa ketika kepingan perak ditimbang dan digunakan sebagai alat pembayaran. Sistem ini disebut ‘ekonomi berat’ dan digunakan dalam periode transisi antara ekonomi barter sebelumnya dan ekonomi koin berikutnya,” jelas Brigit Maixner, ahli arkeolog dan peneliti dari NTNU University Museum.

Hingga kini belum diketahui mengapa benda-benda itu dikubur. Namun diyakini pemilik itu mengubur untuk menyimpan benda-benda itu. Tetapi pemilik umumnya tidak kembali mengeluarkan barang-barang mereka karena meninggal atau tidak dapat kembali ke tempat penguburan.

“Kita dapat melihat bahwa pemilik mempersiapkan dirinya untuk berdagang dengan membagi perak menjadi satuan berat yang sesuai. Orang tersebut memiliki akses ke gelang broadband lengkap, jenis objek utama Denmark, yang dapat menunjukkan bahwa pemiliknya berada di Denmark sebelum melakukan perjalanan ke daerah Stjordal,” jelas Maixner.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan

Baca juga:
Ilmuwan Pecahkan Misteri Kalimat Berusia 1.400 Tahun di Dinding Makam, Begini Isinya
Kepingan Dewi Mesir dan Jimat Berusia 2.700 Tahun Ditemukan di Spanyol
Kota Yunani Kuno Muncul dari Bawah Permukaan Air di Turkiye, Simpan Karya Aristoteles
Ilmuwan Ungkap Penyebab Peristiwa Kepunahan Massal Pertama di Bumi
Apa yang Terjadi Jika Dinosaurus Tidak Punah? Ilmuwan Punya Gambarannya
Ilmuwan Temukan Sesuatu dalam Isi Perut Fosil Dinosaurus Berusia 120 Juta Tahun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini