Hamas serukan intifada, sebut Trump 'buka gerbang neraka'

Kamis, 7 Desember 2017 16:22 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Pemimpin Hamas Ismail Haniyah dalam pidatonya di Gaza, Palestina, hari ini mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Kami menyerukan dan harus menggelar intifada terhadap musuh Zionis," kata dia, seperti dilansir Egypt Today, Kamis (7/12).

Juru bicara Hamas juga sebelumnya mengatakan Trump sudah 'membuka gerbang neraka' dengan mendeklarasikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Keputusan Trump soal Yerusalem tidak akan mengubah fakta bahwa Yerusalem adalah tanah muslim Arab," kata jubir Hamas, seperti dikutip the Independent, Kamis (7/12). Hamas menyatakan besok adalah hari intifada di seantero Palestina.

"Para pemuda dan perlawanan rakyat Palestina harus merespons dengan segala cara atas keputusan AS yang menyakiti Yerusalem kami ini."

Jubir Hamas selanjutnya menuturkan, keputusan Trump ini bodoh dan waktu akan membuktikan yang akhirnya akan menjadi pecundang adalah Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. [pan]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.