George Soros Dituding Jadi Dalang Demo di AS yang Dipicu Kematian George Floyd

Senin, 22 Juni 2020 14:20 Reporter : Hari Ariyanti
George Soros Dituding Jadi Dalang Demo di AS yang Dipicu Kematian George Floyd George Soros. Reuters.dok ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengusaha Yahudi keturunan Hungaria-Amerika, George Soros (89) dituding berada di balik demo anti rasialisme di Amerika Serikat (AS) yang dipicu kematian George Floyd akibat kebrutalan polisi. Muncul sejumlah teori konspirasi yang menuding keterlibatan Soros.

Mereka mengatakan Soros merekrut para pengunjuk rasa dan menyewa bus untuk mengangkut mereka. Beberapa orang lainnya mengatakan dia meminta orang-orang menyembunyikan potongan batu bata untuk dilemparkan ke kaca pertokoan atau ke polisi.

George Soros, miliuner dan filantropis yang telah lama menjadi target teori konspirasi, saat ini secara keliru dituding merancang dan mendanai unjuk rasa di AS. Unggahan daring terkait Soros melonjak dalam beberapa pekan terakhir, yang diperkuat dengan semakin banyaknya komentar dari para sayap kanan dan beberapa pemimpin Partai Republik.

Ada juga iklan online yang dibiayai kelompok konservatif, menyerukan pihak berwenang agar "menyelidiki George Soros karena mendanai terorisme domestik dan korupsi selama puluhan tahun."

Baca Selanjutnya: Sasaran serangan anti-Semit...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini