FBI Selidiki 160 Kasus Berkaitan dengan Penyerbuan Capitol

Rabu, 13 Januari 2021 12:07 Reporter : Hari Ariyanti
FBI Selidiki 160 Kasus Berkaitan dengan Penyerbuan Capitol Kerusuhan di Gedung Capitol AS. ©REUTERS

Merdeka.com - FBI membuka 160 kasus penyelidikan berkaitan dengan penyerbuan Capitol atau Gedung Parlemen AS pekan lalu oleh perusuh yang mendukung Presiden Donald Trump. Hal ini disampaikan Kepala FBI Kantor Washington pada Selasa.

Asisten Direktur FBI yang bertanggung jawab atas kantor lapangan, Steven D’Antuono, menyampaikan saat konferensi pers, FBI telah menerima 100.000 video dan foto sebagai petunjuk. Demikian dikutip dari Reuters, Rabu (13/1).

FBI dan Kepolisian meminta bantuan warga untuk mengidentifikasi para perusuh yang terekam berada di Gedung Parlemen AS. Para perusuh ini menyerbu Capitol saat sedang berlangsung rekapitulasi akhir suara elektoral pilpres dan penetapan presiden terpilih.

Para pendukung Trump menolak kekalahan dan menuding tanpa bukti pilpres berlangsung curang. Sebanyak lima orang tewas, termasuk satu anggota kepolisian Capitol dalam insiden itu.

Penjabat Jaksa Agung AS, Michael Serwin mengatakan 70 kasus telah didakwa. Dia memperkirakan akan terus bertambah sampai ratusan kasus. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini