Fantastis, inilah biaya pembangunan 4 gedung tertinggi dunia tembus awan

Jumat, 31 Agustus 2018 06:20 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Fantastis, inilah biaya pembangunan 4 gedung tertinggi dunia tembus awan Marina Bay Sands. ©South Travels

Merdeka.com - Sudah banyak gedung pencakar langit yang "tumbuh" di dunia. Bukan hanya soal tinggi, gedung-gedung ini juga memiliki desain yang mewah. Keajaiban arsitektur ini biasanya hasil kolaborasi karya dari investor, arsitek, dan pembangun.

Di samping itu, biaya untuk membangun gedung pencakar langit ini tidaklah murah. Mereka membutuhkan materil yang tak sembarang untuk membangun gedung ini. Berikut beberapa gedung pencakar langit dengan biaya pembangunan yang sangat mahal:

1 dari 4 halaman

Abraj Al Bait di Arab Saudi

Abraj Al Bait. ©pinterest

Pembangunan Abraj Al Bait di Mekkah menghabiskan dana sebesar USD 15 miliar atau Rp 220 triliun. Gedung setinggi 601 meter ini merupakan hotel tertinggi di dunia, dengan luas bangunan 1.500.000 meter persegi dan kapasitas 100.000 orang.

Selain itu, Abraj Al Bait juga dikenal sebagai Menara Jam Kerajaan Makkah. Karena menampilkan jam tertinggi dan terbesar di dunia, dengan ketinggian 530 meter dan berdiameter 43 meter. Masyarakat dan pengunjung bisa melihat jam raksasa ini dari kejauhan lebih dari 30 kilometer.

Sekitaran hotel dan jam dirancang oleh kelompok arsitektur dari Lebanon, dan bagian atas menara jam ini dirancang oleh perusahaan arsitektur Jerman, SL Rasch, dan juga fitur sabit setinggi 23 meter yang terbuat dari mosaik mosaik yang didukung fiberglass.

2 dari 4 halaman

Marina Bay Sands di Singapura

Marina Bay Sands. ©travelmemo.com

Untuk membangun resor termahal ini dibutuhkan biaya sebanyak USD 5,50 miliar atau Rp 80 triliun. Konstruksinya terdiri dari tiga menara 55 lantai yang saling terhubung dan terletak di area seluas 38 hektar. Dalam gedung juga memiliki kasino paling mahal di dunia.

Pembangunan selesai pada tahun 2010, satu tahun lebih lambat dari yang direncanakan. Karena biaya material yang bertambah dan kekurangan pekerja. Pembangunan diawasi oleh Kontraktor Ssangyong Engineering and Construction, dengan desain oleh Moshe Safdie. Arsitektur dan desain resor semua disetujui oleh konsultan feng shui.

3 dari 4 halaman

Emirates Palace di Abu Dhabi, UAE

Emirates Palace. ©Flashy Dubai

Dibuka pada tahun 2005 dan dirancang oleh arsitek Inggris John Elliot, Emirates Palace di Abu Dhabi berfungsi sebagai istana untuk menerima tamu resmi Pemerintah Abu Dhabi. Pembangunan Emirates Palace menelan biaya USD 3,90 miliar Rp 57 triliun, di atas lahan 850.000 meter persegi.

Emirates Palace dibangun sebagai cara untuk menampilkan budaya Arab. Menurut laporan, bangunan ini mencakup 110.000 m3 dari 13 jenis marmer yang berbeda dari China, India, Italia, dan Spanyol, dan 1002 lampu kristal Swarovski.

4 dari 4 halaman

Cosmopolitan Las Vegas di Las Vegas, AS

Cosmopolitan Las Vegas. ©Las Vegas Condo Experts

The Cosmopolitan of Las Vegas adalah sebuah kasino mewah dan resor hotel di Las Vegas Strip, yang terdiri dari dua menara tinggi, setinggi 184 meter. Meski dibangun oleh perusahaan perbankan Jerman Duetsche Bank, perusahaan itu kemudian dijual ke Blackstone Group Corporation yang berbasis di New York dengan harga USD 1,73 miliar atau Rp 25 triliun, kurang dari setengah harga konstruksi aslinya sebesar USD 3,90 miliar atau Rp 57 triliun.

Meskipun resor ini menelan biaya yang mahal saat pembangunan, resor ini masih dianggap gagal dalam bidang keuangan, karena pernah bangkrut pada tahun 2008. [has]

Baca juga:
Penampakan air terjun yang menempel di gedung pencakar langit
Inilah hotel tertinggi dunia yang ada di Dubai
Megahnya Dubai Frame, gedung pencakar langit berbentuk bingkai foto
Gedung pencakar langit di Dubai terbakar, penghuni dilanda kepanikan
Kebakaran dahsyat lahap gedung hunian tertinggi dunia di Dubai
Gedung tertinggi se-Asia Tenggara di SCBD harus terintegrasi MRT

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini