Fakta-Fakta Mengerikan Pembantaian di Mali, Satu Desa Diserbu

Rabu, 27 Maret 2019 14:24 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Fakta-Fakta Mengerikan Pembantaian di Mali, Satu Desa Diserbu Pembantaian Etnis muslim Fulani di Mali. ©Handout / MALIAN PRESIDENCY / AFP

Merdeka.com - Kasus pembantaian sadis terhadap salah satu etnis kembali terjadi. Kali ini etnis Fulani menjadi korban pembantaian sekelompok orang yang diduga dari kelompok Dogon di Mali, Republik Mali, Afrika Barat. Hingga saat ini, ada 160 korban tewas akibat serangan kelompok tersebut.

Sekelompok orang itu menggunakan senjata untuk membunuh ratusan orang, di antaranya warga sipil, anak-anak dan ibu hamil.

Perlu diketahui, etnis Fulani atau biasa dikenal Peulh, adalah kelompok etnis semi-nomadik (kelompok yang berpindah-pindah tapi pernah menetap sementara di tempat itu) yang sebagian besar Muslim. Sedangkan Dogon, masyarakatnya adalah petani dan tinggal di tebing Bandiagara di Mali selama berabad-abad.

Lalu, apa penyebab konflik ini? Berikut fakta-fakta kasus pembantaian sadis di Mali:

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini