Facebook Larang Konten dengan Suara Donald Trump

Kamis, 1 April 2021 18:17 Reporter : Pandasurya Wijaya
Facebook Larang Konten dengan Suara Donald Trump Donald Trump. ©2019 AFP Photo

Merdeka.com - Jejaring sosial Facebook menghapus sebuah video mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dari halaman menantunya, Lara Trump.

Facebook melarang Trump dari situs mereka pada Januari lalu menyusul kerusuhan para pendukungnya di Gedung Capitol, Washington, 6 Januari lalu.

Lara Trump, kontributor Fox News yang baru, mengunggah sebuah video dirinya mewawancarai Trump soal berbagai isu.

Dia kemudian memajang tangkapan gambar dari surel yang dia terima dari Facebook soal larangan itu.

"Sesuai dengan larangan yang kami berlakukan kepada Facebook Donald Trump dan akun Instagramnya, konten selanjutnya yang memuat suara Donald Trump akan dihapus dan akun yang memajangnya akan dibatasi," kata surel dari Facebook, seperti dilansir laman BBC, Kamis (1/4).

Lara Trump yang menikah dengan putra Trump, Eric, mengunggah video wawancara itu di acara daring miliknya The Right View di jejaring berbagi video Rumble dan terhubung ke halaman Facebook miliknya.

Facebook melarang akun Trump pada 7 Januari lalu, sehari setelah kerusuhan di Gedung Capitol.

Waktu itu bos Facebook Mark Zuckerburg mengatakan,"Kami meyakini risiko jika membiarkan presiden memakai layanan kami di masa seperti ini maka dampaknya akan terlalu besar."

Sejak itu Trump juga dilarang oleh Twitter dan YouTube. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini