Erdogan Sebut Turki Tangkap Istri, Kakak, dan Ipar Baghdadi

Kamis, 7 November 2019 15:21 Reporter : Pandasurya Wijaya
Erdogan Sebut Turki Tangkap Istri, Kakak, dan Ipar Baghdadi Abu Bakar al-Baghdadi. veteranstoday.com

Merdeka.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin mengatakan, sepekan setelah pemimpin kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi meledakkan diri ketika digerebek pasukan AS di Suriah, aparat keamanan Turki menangkap istri pemimpin ISIS itu.

Laman Aljazeera melaporkan, Kamis (7/11), Baghdadi diketahui memiliki empat istri.

"Amerika Serikat mengatakan Baghdadi bunuh diri di terowongan. Mereka berkampanye soal ini," kata Erdogan.

"Tapi saya mengumumkan di sini untuk pertama kalinya: Kami menangkap istri Baghdadi dan tidak menggembar-gemborkannya seperti Amerika. Dan kami juga menangkap kakak perempuan dan iparnya di Suriah," kata Erdogan dalam pidatonya di Universitas Ankara kemarin. Namun Erdogan tidak merinci informasi selanjutnya.

Pejabat senior Turki awal pekan ini mengumumkan Turki menangkap kakak perempuan Baghdadi, suaminya, dan adik iparnya. Turki berharap bisa mengorek informasi dari mereka tentang ISIS meski Ankara tidak mengatakan informasi apa yang sudah mereka peroleh soal operasi ISIS.

Pejabat Turki itu mengatakan penangkapan perempuan berusia 65 tahun itu yang diduga punya kaitan dengan ISIS itu adalah hasil kesuksesan intelijen dan menjadi "tambang emas".

"Penangkapan kakak perempuan Baghdadi itu jadi bukti suksesnya operasi kontra-terorisme."

Bulan lalu Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan dua istri Baghdadi juga tewas terbunuh dalam penggerebekan pasukan AS di Suriah ketika memburu sang pemimpin ISIS.

1 dari 1 halaman

Ditangkap di Aleppo

Pejabat Turki mengatakan, saudara perempuan Baghdadi ini bernama Rasmiya Awad (65), diduga berafiliasi dengan ISIS. Namun dia tak merinci lebih jauh.

Rasmiya Awad ditangkap dalam sebuah penyerbuan pada Senin petang dalam sebuah truk kontainer tempat dia tinggal bersama keluarganya di dekat kota Azaz, Provinsi Aleppo. Daerah itu adalah bagian dari wilayah yang dikelola Turki setelah melakukan operasi militer untuk mengusir gerilyawan ISIS dan pasukan Kurdi sejak 2016. Kelompok-kelompok sekutu Suriah mengelola daerah yang dikenal sebagai zona Perisai Eufrat.

Pejabat yang tak mau disebutkan namanya ini mengatakan saat ditangkap Rasmiya bersama suaminya, menantu perempuan dan lima anak-anak. Orang dewasa di tempat tersebut diinterogasi.

"Hal semacam ini merupakan tambang emas intelijen. Apa yang dia ketahui (tentang ISIS) bisa secara signifikan memperluas pemahaman kita tentang kelompok tersebut dan membantu kita menangkap lebih banyak orang jahat," jelasnya. [pan]

Baca juga:
Turki Klaim Tangkap Saudara Perempuan Baghdadi di Suriah
Sederet Keraguan Seputar Kematian Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi
Menlu Rusia: Baghdadi adalah Ciptaan Amerika
Punya Tiga Nama Alias, Siapa Pemimpin Baru ISIS Abu Ibrahim al-Hashimi al-Quraishi?
Kehilangan Wilayah Kekuasaan di Suriah, AS Ingatkan Ancaman ISIS di Seluruh Dunia
Assad Puji Trump Presiden Terbaik AS dan Musuh yang Jujur

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini