Empat sesumbar paling kontroversial Trump jika jadi presiden AS

Sabtu, 10 September 2016 06:07 Reporter : Pandasurya Wijaya
Empat sesumbar paling kontroversial Trump jika jadi presiden AS Donald Trump.
1. Trump yakin tumpas ISIS dalam 30 hari jika jadi presiden AS

Merdeka.com - Calon presiden Partai Republik Donald Trump sesumbar mengatakan bisa menumpas militan Negara Islam Irak Suriah (ISIS) dalam 30 hari, apabila dia terpilih jadi presiden dalam pemilu Amerika Serikat November mendatang.

Berbicara pada pidatonya di Philadelphia, Trump berharap dapat melancarkan rencananya guna menyudahi kegiatan militer berkepanjangan.

"Kami akan menyampaikan kepada petinggi jenderal dan memberi mereka sebuah instruksi sederhana. Mereka akan punya waktu 30 hari untuk cepat melawan ISIS. Karena kita tidak ada pilihan," katanya, dikutip dari laman ABC News, Selasa (7/9).

Selain berbicara terkait ISIS, Trump juga mengatakan apa yang dia hendak kerjakan di hari pertama sebagai presiden.

"Perubahan akan dimulai di hari pertama saya di kantor (Gedung Putih), nomor satu adalah saya akan mengeliminasi setiap perintah yang tidak berkonstitusi dan mengembalikan aturan hukum pada tempatnya. Kita juga akan mulai mengimplementasikan rencana untuk pembangunan sebuah tembok panjang di perbatasan selatan," tegasnya.

Seperti diketahui tembok yang dimaksud adalah pembatas antara Amerika Serikat dan Meksiko. Rencana tembok pembatas tersebut digaungkan Trump sejak masa kompetisi kandidat capres Partai Republik. Menurutnya tembok itu penting guna menghalau imigran gelap Meksiko yang kerap menjadi penjahat di AS.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini