Egg Boy, si Bocah Telur yang Mendunia Usai Insiden Terorisme di Selandia Baru

Selasa, 19 Maret 2019 06:04 Reporter : Merdeka
Egg Boy, si Bocah Telur yang Mendunia Usai Insiden Terorisme di Selandia Baru egg boy will connolly. ©daily mail

Merdeka.com - Will Connolly, 17 tahun, remaja asal Australia menjadi terkenal ke seluruh dunia lantaran dia menceplok telor ke kepala Senator Australia yang terkenal anti-imigran, Fraser Anning.

Dalam sebuah wawancara Anning berkomentar soal peristiwa terorisme di dua masjid Selandia Baru. Pada wawancara itu Connolly yang berdiri di belakang Anning tiba-tiba menceplok sebutir telor ke kepala sang senator.

Kejadian itu sontak viral di dunia maya dan Will Connolly mendapat julukan dari netizen, si Bocah Telur atau Egg Boy.

Berikut fakta-fakta tentang si Egg Boy Will Connolly seusai kejadian itu, seperti dikutip dari liputan6.com:

1 dari 5 halaman

Will Connolly Mengaku Sebagai Egg Boy di Twitter

Setelah video penimpukan telur ke kepala Senator Anning viral di media sosial, seorang remaja laki-laki bernama Will Connolly muncul dan mengaku sebagai Egg Boy. Dia juga mengunggah video tentang dirinya, berbicara sedih mengenai apa yang telah dipelajari dari pengalamannya pada akhir pekan lalu.

"Jangan menimpuk telur pada politikus, atau bersiap diserang 30 bogan pada saat bersamaan," kata Connolly seraya mengusap wajahnya.

Bogan sendiri merupakan istilah dalam bahasa Inggris aksen Australia, yang berarti "orang berwawasan sempit".

Sementara pada akun Instagram Connolly, tidak ditemukan unggahan tentang preferensi politiknya, melainkan deretan aktivitas yang umum dilakukan oleh anak muda seusianya.

Tetapi setelah Connolly mengaku sebagai Egg Boy, akun Instagram-nya diserbu oleh pesan dukungan dari basis penggemar yang berkembang.

"Anda seorang malaikat," tulis seorang pengguna Instagram.

Yang lain memanggilnya "legenda mutlak" dan menulis, "Kami membutuhkan lebih banyak (orang) seperti Anda."

2 dari 5 halaman

Tagar #Eggboy dengan Cepat Viral di Twitter

Will Connolly, atau Egg Boy, menginspirasi banyak twit, meme, dan sambutan hangat di media sosial. Tagar #eggboy adalah salah satu tren teratas di Twitter hingga hari Minggu.

Pengguna media sosial memuji orangtua Egg Boy, karena dinilai telah membesarkan seorang pemuda jujur dan berani.

Sementara warganet lainnya menggali sejarah, mengetwit tentang sebuah insiden lebih dari 100 tahun lalu, ketika seorang perdana menteri Australia ditimpuk telur.

Ada pula pengguna Twitter lain yang mengunggah foto ayam mereka, dan menulis, "Saya sedang mengumpulkan pasukan untuk melawan kaum fasis #eggboy."

3 dari 5 halaman

Penggemar Egg Boy Menggalang dana

Setelah Egg Boy berseteru dengan Anning, beberapa penggemar remaja 17 tahun itu membuat akun pada situs GoFundMe, untuk menunjukkan dukungan bagi Connolly.

"Pahlawan kami EggBoi (penulisan Egg Boy dalam bahasa Inggris Australia) berhadap dengan Fraser Anning, senator untuk Queensland yang sekarang dihina di seluruh dunia atas komentar negatif terhadap penembakan di masjid Selandia Baru.

Uang yang terkumpul akan diserahkan ke EggBoi untuk:

- Biaya hukum

- Membeli lebih banyak telur

Banyak orang dari berbagai penjuru dunia merogoh saku untuk berkontribusi pada penggalangan dana Egg Boy, dan banyak yang menggunakan halaman itu untuk menulis tentang kemarahan terhadap Fraser Anning.

Hanya sepuluh jam sejak diluncurkan pada Sabtu petang, penggalangan dana itu berhasil mengumpulkan uang senilai 5.000 dolar Australia (sekitar Rp 50,6 juta), dan kini bahkan menembus hampir 4.000 dolar, atau setara Rp 405 juta.

4 dari 5 halaman

Egg Boy Dapat Tiket Nonton Konser Gratis Seumur Hidup

Sosok remaja 17 tahun asal Victoria (Australia), Will Connolly, sedang ramai diperbincangkan oleh warganet. Namanya kian tersohor setelah aksi nekatnya menimpuk kepala Fraser Anning dengan telur, merebak di media sosial.

Will, yang kini dijuluki Egg Boy oleh pengguna internet, dengan berani melakukan aksinya itu sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Senator Queensland yang menyalahkan imigran muslim atas tragedi di Christchurch.

Will 'menceplok' kepala Fraser dengan telur ketika senator berkepala plontos ini sedang diwawancara oleh beberapa media dalam acara partai konservatif nasional Australia di Melbourne, pada Sabtu 16 Maret 2019 sore --sehari setelah penembakan brutal di Selandia Baru terjadi.

Di saat itu pula, Will merekam aksinya sendiri menggunakan ponselnya, meski kemudian bocah yang kini tinggal di wilayah elite pinggiran Melbourne di Hampton tersebut sempat ditumbangkan dan ditahan, namun dibebaskan tanpa tuntutan.

Kini, hashtag #EggBoy semakin viral di Twitter dan Instagram. Bahkan, situs donasi GoFundMe telah membuka sebuah laman untuk menggalang dana penebus biaya kasus hukum Si Egg Boy bila ia digugat. Sekarang, total uang terkumpul sudah lebih dari AUS$ 40.000 (sekitar Rp 405 juta).

Di satu sisi, sejumlah band dan festival musik di beberapa negara telah menawarkan tiket gratis seumur hidup kepada Will Connolly. Demikian sebagaimana diwartakan oleh stuff.co.nz, Senin (18/3/2019).

Penyelenggara festival musik hip hop di Florida (Amerika Serikat), Rolling Loud, salah satunya.

Kemudian ada pula band-band seperti The Amity Affliction (Australia), Violent Soho (Australia), Wheatus (AS), Hilltop Hoods (Australia) dan The Mountain Goats (AS).

5 dari 5 halaman

Egg Boy Sumbang Dana Donasi ke Keluarga Korban Terorisme Selandia Baru

Will Connolly, yang kini dijuluki Egg Boy oleh warganet dan masyarakat internasional, dilaporkan akan menyumbangkan sebagian besar uang yang dihimpun untuknya melalui situs donasi daring GoFundMekepada keluarga korban penembakan di Selandia Baru.

Nama remaja Australia itu menjadi terkenal setelah ia terekam kamera wartawan lantaran menceplok sebutir telur ke kepala Fraser Anning, senator Queensland, saat Fraser sedang diwawancara oleh awak media, termasuk televisi.

Will yang berusia 17 tahun nekat melakukan aksi seperti itu karena ia memprotes pernyataan Fraser yang menyalahkan imigran Muslim di Selandia Baru sebagai akibat dari serangan brutal di dua masjid di Christchurch.

Selain memecahkan telur di kepala plontos Fraser, Si Egg Boy juga memfilmkan aksinya melalui ponsel yang digenggamnya sendiri. Akibat ulahnya, Will mendapat pukulan sebanyak dua kali --di wajah bagian kanan-- dari Fraser dan ditumbangkan oleh pendukung Fraser.

Will pun sempat ditahan oleh polisi, namun tak lama kemudian ia dibebaskan tanpa tuntutan.

Mengetahui perbuatan yang dijalankan oleh Will, warganet melalui GoFundMe berbondong-bondong mengumpulkan dana sumbangan untuknya, bilamana nantinya ia kembali didakwa. Uang ini rencananya akan dipakai untuk membiayai proses hukum Will.

Namun, seolah ingin berbuat baik, Will si Egg Boy --yang tinggal di kawasan elit pinggiran Melbourne-- justru memberikan sebagian besar dana tersebut kepada keluarga korban penembakan di Selandia Baru. Demikian seperti dikutip dari The Independent, Senin (18/3/2019).

"Pahlawan kami, Egg Boy menghadapi Fraser Anning, senator Queensland yang kini dihujat di seluruh dunia karena komentar bodoh yang ia buat setelah penembakan di dua masjid di Selandia Baru," tulis salah satu pendukung Egg Boy di halaman penggalangan dana, yang telah menerima sumbangan dengan total lebih dari AUS$ 45.000 (Rp 455 juta).

Di satu waktu, para pendonor mengklaim telah melakukan kontak dengan Will dan remaja laki-laki ini berencana "untuk mengirim uang-uang tersebut kepada para korban serangan teroris Christchurch".

Akun Twitter @defilibrator mencuitkan, "Egg Boy menunjukkan kepada dunia bahwa agama, usia atau etnis bukan menjadi sebuah masalah ketika berdiri bersama melawan penindasan, kebencian dan kejahatan. Anda hanya perlu hati yang murni dan Egg Boy memiliki hati emas! Terberkatilah kamu." [pan]

Baca juga:
Inspirasi Pembantaian di Masjid Itu Datang dari Prancis
Aksi Siswa Kristen Beri Pelukan untuk Kerabat Korban Penembakan di Selandia Baru
Teori Rasis, Hubungan Terorisme di Selandia Baru dan Presiden Donald Trump
Prihatin Aksi Teroris, PSI Kirim Karangan Bunga ke Kedubes Selandia Baru
Impian Pengantin Baru India Sirna karena Aksi Teroris di Selandia Baru

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini