Dubes Inggris pamer alasan mahasiswa RI perlu belajar ke negaranya

Selasa, 11 Agustus 2015 17:20 Reporter : Mustiana Lestari
Dubes Inggris pamer alasan mahasiswa RI perlu belajar ke negaranya Dubes Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik. ©2014 Merdeka.com/Marcheilla Ariesta

Merdeka.com - inggris, negara adidaya Eropa ini baru-baru ini menjadi sasaran para pelajar Indonesia untuk meneruskan pendidikan tinggi. Duta Besar Indonesia, ASEAN, dan Timur Leste Moazzam Malik mengatakan pendidikan Indonesia masih butuh akses ke Inggris agar dapat berkembang.

"Inggris adalah negara yang kreatif dan inovatif dan sudah punya tradisi pendidikan tinggi, dimana 100 universitas terbaik di dunia ada di Inggris serta punya kualitas pengajaran yang bagus," jelas Malik di Hotel Intercontinental, Jakarta, Selasa (11/8).

Inggris juga sudah lama beradaptasi dengan kebudayaan luar, sebab 25 persen mahasiswa yang menuntut ilmu di Inggris adalah dari negara lain.

"Biaya hidup di Inggris tidak lagi mahal. Kita bisa semurah Australia dan negara lainnya. Jangan terlalu memusingkan soal biaya hidup atau visa karena 60 persen orang diterima visanya," tandas Malik lagi.

Dia menambahkan, ini adalah akses yang bagus untuk Indonesia karena Indonesia punya potensi untuk menjadi negara besar.

"Para akademisi dan universitas dan butuh proses kami menawarkan untuk mengirim mahasiswamu ke Inggris agar dapat bersaing di abad 21 dan membangun patnership serta meninkatkan kualitas pendidikan Indonesia," jelas dia.

Universitas Warwick adalah salah satu dari 10 universitas terbaik di Inggris. Mereka memberikan kepercayaan kepada pelajar Indonesia untuk tidak takut menuntut ilmu di negeri yang terkenal dengan Menara Big Ben ini.

"Kita mempunyai interculture training untuk mengembangkan komunikasi kepada budaya lain. Kita juga punya banyak perusahaan yang datang untuk merekrut mahasiswa kami, seperti pepsico, Jaguar Land Rover yang datang juga untuk investasi. Universitas ini menyediakan Islamic Pray Hall,kami sangat menghargai muslim," jelas James Kennedy selaku Director of International Office University Warwick.

Pemerintah Inggris kembali membuka beasiswa Chevening yang penerimaannya dimulai sejak 3 Agustus sampai 3 November 2015. Beasiswa master yang bergengsi tersebut disediakan bagi 81 orang Indonesia yang mempunyai prestasi gemilang serta kemampuan kepemimpinan yang baik.

Beasiswa ini mencakup biaya hidup dan pendidikan serta uang saku. Indonesia merupakan negara terbesar keempat yang dituju oleh beasiswa yang berdiri sejak 1983 ini. [ard]

Topik berita Terkait:
  1. Inggris
  2. Beasiswa
  3. Pendidikan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini