Dua Tahun Diculik di Kenya, Perempuan Relawan Asal Italia Dibebaskan

Selasa, 12 Mei 2020 19:03 Reporter : Iqbal Fadil
Dua Tahun Diculik di Kenya, Perempuan Relawan Asal Italia Dibebaskan Silvia Romano. ©BBC.com

Merdeka.com - Seorang pekerja relawan asal Italia, yang diculik di Kenya pada November 2018, telah diterbangkan kembali ke negara asalnya.

Silvia Romano (25), memeluk orang tua dan saudara perempuannya, dan disambut oleh perdana menteri dan menteri luar negeri Italia setelah ia mendarat di Roma, Senin (11/5).

Dia dibebaskan dari tawanan kelompok Islam al-Shabab di dekat ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu pekan lalu, kata sejumlah laporan seperti dikutip BBC.

Dinas rahasia Italia telah dibantu oleh Turki dan Somalia untuk menjamin pembebasannya. Meski begitu, tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas penculikan 18 bulan lalu.

Pada Januari 2019, al-Shabab yang berbasis di Somalia mengatakan pihaknya berada di balik serangan terhadap sebuah hotel dan kompleks perkantoran di ibukota Kenya, Nairobi, di mana 21 orang tewas.

Setelah mendarat di bandara Ciampino Roma pada hari Minggu, Romano mengatakan dia merasa baik, baik "secara fisik dan mental". Dia terlihat ditemani oleh pria bertopeng dari dinas rahasia Italia.

Sementara itu, ayah Romano, Enzo, mengatakan dia "penuh dengan kegembiraan".

Lonceng gereja dibunyikan dan orang-orang bertepuk tangan dari balkon mereka di kampung halaman Romano di Milan untuk merayakan kepulangannya.

1 dari 1 halaman

Orang Asing Pertama yang Diculik di Kenya

Romano, yang bekerja untuk badan amal Italia, Afrika Milele Onlus, ditangkap oleh orang-orang bersenjata dari sebuah hotel kecil di Negara Kilifi, Kenya tenggara, pada tahun 2018.

Dia diyakini kemudian dibawa ke Somalia. Polisi Kenya pada saat itu menawarkan hadiah USD10.000 untuk membantu menemukan Romano.

Romano adalah orang asing pertama yang diculik di Kenya karena negara itu memiliki serangkaian penculikan yang mengancam kebangkitan pariwisata pada tahun 2011.

Pada April 2019, dua dokter Kuba ditangkap di Kenya timur laut, dan diyakini telah dibawa ke Somalia.

Al-Shabab diduga bertanggung jawab atas pembunuhan seorang pria Inggris dan penculikan istrinya dari sebuah pulau peristirahatan pada tahun 2011.

Beberapa minggu kemudian, seorang wanita Perancis yang cacat dibawa dari rumahnya di kepulauan Lamu dan dilaporkan meninggal saat dalam penahanan.

Dua pekerja bantuan Spanyol diculik pada tahun yang sama oleh orang-orang bersenjata jihad yang dicurigai dari kamp pengungsi Dadaab di dekat perbatasan Somalia. Mereka dibebaskan 21 bulan kemudian. [bal]

Baca juga:
Potret Masjid di Sejumlah Negara Sepi Gara-Gara Corona
Kenya Dilanda Serangan Ribuan Belalang
Bangunan 6 Lantai di Kenya Runtuh, 3 Orang Tewas
Mengupas Data 5 Negara Terkaya di Benua Afrika
Ditegur Guru karena Celana Kotor Akibat Menstruasi, Siswa SD di Kenya Gantung Diri
Sidang Parlemen di Kenya Tertunda Gara-gara Aroma Kentut

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kenya
  3. Italia
  4. Penculikan
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini