Dua Mantan Pegawai Twitter Diadili di AS Karena jadi Mata-mata Saudi

Kamis, 7 November 2019 13:14 Reporter : Merdeka
Dua Mantan Pegawai Twitter Diadili di AS Karena jadi Mata-mata Saudi Ilustrasi Twitter. © digitaltrends.com

Merdeka.com - Pengadilan Seattle Amerika Serikat mendakwa agen Arab Saudi telah mencari informasi pribadi tentang pengguna Twitter termasuk kritik terhadap Kerajaan Arab Saudi.

Ahmad Abouammo, seorang warga negara AS dan Ali Alzabarah, dari Arab Saudi dijatuhi hukuman melalui surat dari pengadilan. Ternyata, terdapat tersangka lain, Ahmed Almutairi, seorang warga negara Arab Saudi, yang juga dituduh sebagai mata-mata.

Dikutip dari BBC, Kamis (7/11) Almutairi didakwa pihak berwenang karena berada di antara dua pihak yaitu sebagai karyawan Twitter sekaligus pejabat Saudi.

Ahmad Abuammo hadir di pengadilan Seattle pada hari Rabu dan ditempatkan di dalam tahanan selagi menunggu sidang berikutnya pada Jumat 8 November.

Ia juga dijatuhi hukuman karena telah memalsukan dokumen dan memberikan pernyataan palsu kepada FBI. Abouamo diketahui tak lagi menjadi karyawan Twitter sejak 2015.

Sedangkan Alzabarah, seorang mantan insinyur di Twitter, juga dijatuhi hukuman karena telah mengakses data pribadi dari lebih 6.000 pengguna Twitter pada 2015 setelah menjadi seorang agen Arab Saudi.

Dia dikonfrontasi oleh pengawasnya dan diberikan cuti administratif sebelum melarikan diri ke Arab Saudi dengan istri dan putrinya, kata para penyelidik.

Baca Selanjutnya: Saudi Sekutu Penting AS di...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini