Dua Gadis Diculik dan Dipaksa Pindah Agama di Pakistan

Rabu, 27 Maret 2019 16:37 Reporter : Ira Astiana
Dua Gadis Diculik dan Dipaksa Pindah Agama di Pakistan Gadis Hindu di Pakistan. ©2019 Reuters

Merdeka.com - Sebanyak tujuh orang ditangkap di Pakistan sehubungan dengan adanya dugaan penculikan dan pemaksaan untuk berpindah ke agama Islam terhadap dua orang remaja perempuan Hindu.

Dua remaja bersaudara tersebut, Raveena (16 tahun) dan Reena (14 tahun), diduga diculik oleh sekelompok pria dari Provinsi Sindh, Pakistan. Keduanya dipaksa menikah setelah berpindah agama bukan atas kemauan mereka. Video ketika upacara pernikahan mereka yang dipimpin oleh pemuka agama digelar menjadi viral di media daring.

Video lain yang beredar menunjukkan bahwa ayah dari kedua gadis melakukan aksi protes di depan kantor polisi. Sang ayah menegaskan tidak akan pergi sampai polisi mengubah pernyataan mereka.

Akibat kasus ini, perdebatan yang melibatkan petinggi negara pun muncul di media sosial. Dikutip dari Rusia Today, Rabu (27/3), Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj menulis ciutan yang meminta agar komisaris tinggi India di Islamabad memberikan klarifikasi terhadap laporan penculikan tersebut.

Ciutannya pun ditanggapi oleh Menteri Informasi dan Penyiaran Pakistan Fawad Chaudhry dengan menyatakan bahwa kasus itu adalah masalah internal dan menambahkan bahwa dia berharap Swaraj akan bertindak dengan kegigihan yang sama ketika menyangkut hak-hak minoritas India.

Chaudhry menyebut, banyak konflik agama yang terjadi di Gujarat, India, sepanjang tahun 2002. Konflik itu telah menyebabkan tewasnya 1.000 orang di mana sebagian besar korban adalah orang Muslim. Pakistan juga menuding India telah melakukan pelanggaran HAM di Jammu dan Kashmir yang berisi mayoritas warga Muslim.

Sementara itu, warganet menuding pihak berwenang Pakistan mengabaikan kasus dua gadis tersebut meski keduanya telah meminta perlindungan. Meski polisi telah melakukan penyelidikan dan penangkapan, namun sejauh ini mereka belum menyebutkan siapa pelaku penculikan tersebut dan peran mereka masing-masing.

Kementerian Luar Negeri India pun mengungkit kembali tiga kasus lain yang melibatkan gadis-gadis Hindu atau Sikh di Pakistan, di mana mereka dipaksa menikah dan berpindah agama dalam dua tahun terakhir. [ias]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini