Donald Trump Salahkan Obama Soal Lambannya Penanganan Virus Corona

Kamis, 5 Maret 2020 11:05 Reporter : Merdeka
Donald Trump Salahkan Obama Soal Lambannya Penanganan Virus Corona Barack Obama bertemu Donald Trump. ©REUTERS/Kevin Lamarque

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyindir lambatnya penanganan virus corona. Dia pun menyebut kelambanan itu akibat kebijakan pendahulunya, Barack Obama. Trump mengaku sudah mencabut kebijakan tersebut agar pengujian vaksin bisa lebih cepat.

"Pemerintahan Obama membuat keputusan terkait pengujian yang ternyata sangat menghalangi apa yang sedang kita lakukan, dan kita membatalkan keputusan itu beberapa hari yang lalu sehingga pengujian bisa berlangsung dengan cara lebih akurat dan cepat," jelasnya seperti dikutip MarketWatch, Kamis (5/3).

Pernyataan itu disampaikan Trump saat bertemu CEO maskapai penerbangan untuk membahas penanganan virus ini yang telah menyebabkan sekitar enam orang meninggal dunia di AS. Dalam pertemuan itu juga hadir Wakil Presiden, Mike Pence dan Deborah Birx yang diangkat sebagai koordinator penanganan virus corona.

Trump tak mengungkap secara detail kebijakan Obama yang membuat pengujian virus corona lamban. Namun, Mike Pence menyebut kebijakan itu terkait laboratorium.

2 dari 2 halaman

The New York Times menyebut Trump sedang membahas aturan era Obama yang dianggap mempersulit laboratorium negara bagian, universitas, dan perusahaan swasta dalam melaksanakan pengujian bila tak disetujui badan obat dan makanan AS (Food and Drug Administration/FDA).

Mike Pence mengatakan keputusan Obama itu dicabut Trump pada Sabtu lalu.

Sebelumnya Trump sempat menemui pejabat kesehatan dan CEO perusahaan pengobatan di Gedung Putih. Trump berharap vaksin virus corona tersedia dalam beberapa bulan, tetapi pejabat dan pengusaha berkata itu tidak mungkin.

"Vaksin perlu diuji karena ada preseden vaksin membuat penyakit lebih parah," jelas CEO Regeneron Pharmaceuticals, Leonard Schleifer kepada Trump.

"Dan Anda pasti tidak mau buru-buru dan mengobati satu juta orang dan mengakibatkan 900 ribu pasien malah makin parah," imbuhnya.

Reporter: Tommy Kurnia
Sumber: Liputan6 [pan]

Baca juga:
Panik, Warga Amerika Borong Masker dan Cairan Pencuci Tangan
Donald Trump Sumbang Gaji Untuk Lawan Virus Corona
Ada Virus Corona, The Fed Pangkas Suku Bunga 50 Bps
Laboratorium Militer Amerika Kembangkan Vaksin Virus Corona
Warga AS Meninggal Akibat Virus Corona Bertambah Jadi Enam Orang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini