Dokter UGD di New York Bunuh Diri karena Tak Sanggup Tangani Pasien Corona

Selasa, 28 April 2020 17:07 Reporter : Pandasurya Wijaya
Dokter UGD di New York Bunuh Diri karena Tak Sanggup Tangani Pasien Corona Petugas medis di Italia. ©Paolo Miranda/AFP

Merdeka.com - Seorang dokter di unit gawat darurat Rumah Sakit Presbyterian Allen, New York, Amerika Serikat, meninggal bunuh diri dalam perjuangannya menghadapi pasien virus corona. Demikian kata polisi setempat.

Laman NBC News melaporkan, Selasa (28/4), juru bicara kepolisian Tyler Hawn mengatakan, Dr Lorna Breen, 49 tahun, yang bekerja di rumah sakit itu meninggal bunuh diri di Virginia.

"Korban dilarikan ke Rumah Sakit U.V.A untuk dirawat, tapi dia meninggal karena luka dalam," kata Hawn.

Ayah korban, Dr Phillip Breen yang pertama mengungkap kejadian ini.

"Dia mencoba melakukan tugasnya dan itu membunuhnya," kata dia kepada harian the Nrew York Times. "Dia benar-benar berada di garda terdepan dalam krisis ini."

Baca Selanjutnya: Dia menuturkan putrinya itu sempat...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini