Dikira pelacur, polisi Uni Emirat Arab tahan wanita asal China

Sabtu, 10 Mei 2014 21:03 Reporter : Vincent Asido Panggabean
Dikira pelacur, polisi Uni Emirat Arab tahan wanita asal China ilustrasi gadis china. ©xteen.vn

Merdeka.com - Dua wanita asal China dipenjara setelah polisi keliru menangkap mereka atas dugaan prostitusi di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, ketika salah satu dari mereka terlihat memeluk seorang laki-laki yang merupakan temannya.

Satu dari kedua wanita itu, yang bekerja di Hotel Emirates Palace, saat insiden itu terjadi tengah merayakan hari ulang tahunnya di sebuah taman terdekat dengan wanita lainnya dan tiga laki-laki asal Nepal, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Jumat (9/5).

Setelah diberi hadiah dari salah satu pria itu, wanita tadi lalu memeluk lelaki itu untuk mengucapkan terima kasih.

Tapi tindakannya itu keliru ditafsirkan oleh seorang petugas polisi yang kemudian menangkap kedua perempuan tadi atas tuduhan prostitusi.

Perempuan itu kemudian dihukum di pengadilan pidana dan sekarang terancam bakal dideportasi, seperti dilaporkan surat kabar berbasis di Abu Dhabi, the National.

Pada sidang pengadilan banding, seorang pengacara untuk salah satu wanita itu mengatakan ini merupakan kasus kesalahpahaman.

"Tentu saja, setelah rekannya memberikan hadiah kepada wanita itu, dia kemudian mengucapkan terima kasih dan memeluknya. Ketika petugas polisi melihat hal ini, mereka melebih-lebihkan masalah itu," kata pengacara tersangka, Faayza Mousa.

Dia mengatakan perempuan itu memiliki catatan bersih dan santun dan bahkan perawan, menekankan latar belakang mereka yang konservatif.

Mousa menjelaskan kedua wanita tersebut merupakan mahasiswa dari universitas jurusan perhotelan dan pariwisata paling bergengsi di China.

Dia juga mengatakan keduanya berasal dari keluarga bermartabat dan telah dikirm ke Las Vegas setelah menerima beasiswa.

Kasus ini sekarang telah ditangguhkan. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Uni Emirat Arab
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini