KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Demonstran tuntut Mursi mundur

Jumat, 1 Februari 2013 22:27 Reporter : Pandasurya Wijaya
Demo Mesir. REUTERS

Merdeka.com - Ribuan pengunjuk rasa kembali turun ke jalan di Ibu Kota Kairo, usai salat Jumat hari ini. Mereka menuntut Presiden Muhamad Mursi turun dari kekuasaannya setelah terjadi peristiwa kekerasan terparah selama tujuh bulan dia berkuasa.

Kantor berita Reuters melaporkan, Jumat (1/2), warga berpakaian hitam berkumpul dalam demonstrasi duka cita di Kota Port Said. Mereka memperingati bentrokan berdarah selama sembilan hari terakhir.

"Tiada Tuhan selain Allah dan Muhamad Mursi adalah musuh Allah," teriak mereka. Para pengunjuk rasa mengangkat tinggi-tinggi sejumlah foto korban tewas dalam bentrokan terakhir. "Kami akan mati seperti mereka untuk mendapatkan keadilan!"

Para demonstran juga memperingati jatuhnya Presiden Husni Mubarak dua tahun lalu. Demo sejak 25 Januari itu telah menewaskan 60 orang. Panglima Angkatan Darat Mesir pekan ini menyatakan Mesir sudah di ujung kejatuhan.

Dalam unjuk rasa kali ini warga Port Said juga memperingati peristiwa kerusuhan di stadion sepak bola yang menewaskan 70 pendukung tahun lalu. Pengadilan telah menjatuhi hukuman mati Sabtu pekan lalu terhadap 21 pelaku.

Mursi menyatakan pemberlakuan kondisi darurat dan jam malam selama sebulan di tiga provinsi, Port Said, Suez, dan Ismailiya Ahad lalu. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Mesir

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.