Demo Berdarah di Irak, Benarkah Amerika Rencanakan Kudeta?

Selasa, 8 Oktober 2019 07:26 Reporter : Pandasurya Wijaya
Demo Berdarah di Irak, Benarkah Amerika Rencanakan Kudeta? Demonstrasi di Irak. ©2019 REUTERS

Merdeka.com - Konflik memang sudah bukan barang baru di Irak. Tapi demonstrasi yang memicu bentrok aparat dengan massa sudah berlangsung enam hari belakangan merenggut lebih dari 100 jiwa dan ribuan orang luka.

Peristiwa demonstrasi besar-besaran di Ibu Kota Baghdad dan beberapa kota lain ini bisa dilacak hingga ke kabar seorang pejabat militer yang baru dipecat. Dia adalah Letnan Jenderal Abdulwahab al-Saadi.

Saadi dikenal sebagai pejabat militer senior di pasukan kontra-terorisme Irak. Saadi memegang peranan penting dalam perang mengalahkan kelompok militan ISIS di Irak. Dia adalah orang kedua di Divisi Kontra-terorisme Irak.

Dalam beberapa tahun terakhir Saadi bahkan dianggap pahlawan nasional atas perannya mengalahkan ISIS di sejumlah kota seperti Tikrit, Beiji, dan Mosul.

Akhir bulan lalu dia dipecat oleh Perdana Menteri Adil Abdul Mahdi dan ditempatkan di posisi belakang meja di Kementerian Pertahanan tanpa alasan jelas.

Saadi mengatakan pemecatan dirinya yang kemudian ditempatkan di Kementerian Pertahanan adalah sebuah "penghinaan" dan "hukuman".

Keputusan ini memicu kemarahan pendukung Saadi dan menerbitkan dugaan: pemerintah sedang menyingkirkan para pejabat militer yang dinilai bisa menjadi ancaman bagi pasukan paramiliter Irak Hashid al-Shaabi yang di dalamnya ada unsur dukungan Iran. Seorang pejabat Irak yang menolak diketahui identitasnya mengatakan kubu pro-Iran di dalam militer Irak melobi Mahdi untuk memecat Saadi.

"Faksi ini beroperasi di luar komando negara dan satu-satunya penghalang adalah unit kontra-terorisme," kata sumber tersebut kepada kantor berita AFp, seperti dilansir laman Euro News, pekan lalu

Baca Selanjutnya: Ibarat Pasukan Sparta Melawan Persia...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini