Demi hindari asap rokok, pelajar ini ciptakan alat pernapasan unik

Jumat, 1 Juli 2016 15:00 Reporter : Muhammad Radityo
Demi hindari asap rokok, pelajar ini ciptakan alat pernapasan unik alat bernapas unik China. ©2016/DailyMail

Merdeka.com - Kurang pekanya perokok aktif terkadang menghembuskan asap di sembarang lokasi. Berbahayanya asap rokok tersebut menjadikan para perokok pasif bisa mendapat resiko kesehatan lebih buruk ketimbang mereka si perokok aktif.

Terjebak di satu kamar bersama para perokok aktif, pemuda bernama Nanning membuat sebuah temuan yang terbilang gila. Sebuah ventilasi udara yang diubah sedemikian rupa menjadi celah udara bebas asap rokok yang bisa dihirup saat menjadi seorang minoritas di antara para perokok, lapor Huanqiu yang diberitakan People Daily Online.

alat bernapas unik China ©2016/DailyMail

Temuan tersebut diunggahnya ke jejaring maya dan menggunakan temuan kreatifnya ini sebagai kampanye untuk tidak merokok di dalam kamar asrama. Aksinya terbilang sukses, banyak netizen mendukung gerakan pemuda ini.

"Perokok sudah seharusnya memikirkan lingkungan sekitar," tulis seorang netizen, seperti dikutip koran the Daily Mail, Jumat (1/7).

Menurut sumber data CCTV News, 740 juta orang China diketahui adalah mereka perokok pasif. Jumlah tersebut adalah lebih dari setengah populasi Negeri Tirai Bambu ini. [ard]

Topik berita Terkait:
  1. China
  2. Ide Kreatif
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini