Deklarasi Maju Pilpres 2020, Bos Media Michael Bloomberg Ingin Kalahkan Trump

Selasa, 26 November 2019 10:58 Reporter : Hari Ariyanti
Deklarasi Maju Pilpres 2020, Bos Media Michael Bloomberg Ingin Kalahkan Trump Michael Bloomberg . ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Miliuner Amerika Serikat dan bos media, Michael Bloomberg secara resmi mengumumkan diri akan maju sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2020 mendatang. Bloomberg akan menjadi salah satu kandidat presiden dari Partai Demokrat.

Dalam sebuah pernyataan, mantan Wali Kota New York ini mengatakan ingin mengalahkan Donald Trump dan membangun kembali Amerika.

"Pertaruhannya sengit. Kita harus memenangkan pemilihan ini," tulisnya di Twitter, sebagaimana dikutip dari BBC, Selasa (26/11).

Pengusaha 77 tahun ini bergabung bersama 17 tokoh lainnya bersaing menjadi kandidat Demokrat yang akan diusung untuk mengalahkan Trump pada 2020 mendatang. Mantan Wapres Joe Biden, Senator Elizabeth Warren dan Bernie Sanders adalah kandidat terkuat Demokrat.

Bloomberg dinilai tak cukup kuat untuk menjadi kandidat presiden. Dia masuk ke arena capres setelah perdebatan berbulan-bulan soal ketimpangan penghasilan di AS, dengan Sanders dan Warren mengumumkan rencana untuk menaikkan pajak bagi para miliuner. Mengungkap proposal pajaknya pada bulan September, Sanders mengatakan: "Miliarder seharusnya tidak ada."

Pada awal November lalu, Trump mengejek Bloomberg, mengatakan, "tidak ada yang lebih ingin saya lawan selain Michael kecil". Pada hari yang sama, Bloomberg mendaftar untuk pemilihan utama Demokrat di Alabama.

1 dari 1 halaman

Siapa Bloomberg?

rev1

Michael Bloomberg adalah orang nomor delapan terkaya se-Amerika dengan jumlah kekayaan USD 54,4 miliar, menurut Forbes. Lahir di Massachusetts, dia mulai di dunia bisnis sebagai bankir Wall Street sebelum membangun kerajaan penerbitan keuangan yang membesarkan namanya.

Selama bertahun-tahun dia menyumbang jutaan dolar untuk pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya, termasuk politik.

Dia berhasil menjadi walikota New York pada tahun 2001 dan tetap menjabat selama tiga periode berturut-turut hingga 2013. Rumor ambisi presiden telah mengelilinginya selama lebih dari satu dekade. [pan]

Baca juga:
Google Bikin Kebijakan Baru Terkait Iklan Politik
Mark Zuckerberg Penuhi Undangan Makan Malam 'Rahasia' Dari Trump
Tajir Melintir, 5 Tokoh Ini Berniat Maju Capres Amerika Serikat 2020
Miliarder Michael Bloomberg Ingin Maju Pilpres AS Saingi Trump
Facebook Sebut Rusia dan Iran Sebar Hoaks Untuk Rusak Pilpres AS 2020
Barack Obama Imbau Warga AS Tolak Pemimpin Rasial dan Umbar Ujaran Kebencian

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini