Covid-19 di India yang Menghancurkan: Sulit Melihat Cahaya di Ujung Terowongan

Kamis, 29 April 2021 03:10 Reporter : Hari Ariyanti
Covid-19 di India yang Menghancurkan: Sulit Melihat Cahaya di Ujung Terowongan Jenazah korban Covid-19 di India antre untuk dikremasi. ©Money Sharma/AFP

Merdeka.com - Rajeshwari Devi (58) meninggal pada Minggu pertengahan April lalu setelah dua hari menunggu oksigen, ambulans, dan tempat tidur di rumah sakit untuk para pasien Covid-19.

Dia tetap menunggu dan menahan napas yang sesak, tapi ketika bantuan tiba, semua terlambat. Dia dilarikan ke UGD sebuah rumah sakit pada 16 April setelah tingkat saturasi oksigennya turun. Hasil CT scan menunjukkan dia mengalami pneumonia parah.

Tetapi tanpa laporan Covid-nya, rumah sakit menolak untuk menerimanya. Dia menghabiskan sekitar 36 jam di UGD dengan bantuan oksigen di distrik Robertsganj, India utara. Pegawai di sana menyampaikan kepada keluarganya mereka kehabisan oksigen dan dia perlu dipindah ke rumah sakit yang lebih besar tapi tidak ada ambulans dan kepastian adanya tempat tidur rumah sakit.

Keluarga yang putus asa itu kemudian membawanya ke dalam mobil menuju sebuah rumah sakit yang masih tersedia tempat tidur setelah dibantu seorang politikus. Di mobil, dia tidak dibantu oksigen. Dia akhirnya meninggal beberapa menit sebelum sampai di rumah sakit.

Ashish Agrahari, putranya, mengatakan ibunya "akan memiliki kesempatan untuk bertahan hidup jika pengobatan diberikan tepat waktu".

Kisah memilukan seperti ini datang dari seluruh India saat gelombang Covid kedua mendatangkan malapetaka. Data menunjukkan, gelombang ini terbukti lebih menular dan mematikan di beberapa negara bagian, meskipun tingkat kematian akibat virus di India masih relatif rendah.

Tapi sistem perawatan kesehatan di daerah runtuh di tengah lonjakan kasus - dokter mengatakan sulit bagi mereka untuk "melihat cahaya di ujung terowongan kali ini".

Baca Selanjutnya: Lonjakan tajam kasus infeksi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini