China: Virus Corona Bisa Menular dari Batuk dan Bersin

Selasa, 28 Januari 2020 12:09 Reporter : Pandasurya Wijaya
China: Virus Corona Bisa Menular dari Batuk dan Bersin Wabah virus mirip SARS hantui China. ©NICOLAS ASFOURI/AFP

Merdeka.com - Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) hari ini mengatakan virus corona Wuhan bisa menular melalui kontak dengan penderita.

Pengumuman itu disampaikan setelah tim ahli NHC mendapatkan hasil uji coba keempat terhadap virus corona.

Laman CNN melaporkan, Selasa (28/1), NHC kemarin mengatakan mode penularan utama dari virus corona adalah "perpindahan dari jarak dekat" itu artinya virus bisa menulari seseorang jika orang itu dekat dengan penderita yang sedang bersin atau batuk. Mode penularan lainnya adalah sentuhan atau kontak dengan partikel yang sudah terinfeksi virus corona.

Namun NHC tidak menjelaskan lebih jauh bentuk kontak seperti apa yang bisa menularkan virus corona.

1 dari 2 halaman

Tak hanya itu, NHC juga menyampaikan, semua orang dari berbagai usia bisa tertular virus corona, termasuk anak-anak, bayi, dan lanjut usia. Orang yang sebelumnya sudah dalam keadaan sakit akan menunjukkan gejala lebih parah jika sudah terinfeksi virus corona.

Angka korban terjangkit naik 65 persen dalam sehari

Menurut NHC, jumlah korban yang terpapar virus corona hingga Senin malam mencapai 4.515 orang. Sebagian besar mereka ada di Provinsi Hubei, tempat asal mula virus corona muncul.

Sehari sebelumnya, pada Minggu malam, jumlah korban yang terinfeksi virus corona di China mencapai angka 2.744. Itu artinya ada kenaikan 65 persen dalam satu hari.

2 dari 2 halaman

Pada saat wabah virus SARS 2002-2003, ada sebanyak 8.098 kasus di seluruh dunia dari November 2002 hingga Juli 2003 dan jumlah korban meninggal mencapai 774.

Meski wabah virus corona saat ini tampaknya tidak semematikan seperti SARS, tapi penyebarannya lebih cepat.

Pada pertengahan Maret 2003, sekitar sebulan setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) diberitahu soal wabah SARS oleh pemerintah China, tiga bulan setelah kasus pertama di China, jumlah kasus SARS di seluruh dunia mencapai sekitar 3.200 dan korban meninggal 159. [pan]

Baca juga:
Benarkah Pemerintah China Tutupi Angka Sebenarnya Korban Virus Corona?
Perawat di Wuhan: Belasan Petugas Medis Terinfeksi Virus Corona
Dahsyatnya Virus Corona Hingga Renggut 80 Nyawa
Cara China Tangani Virus Corona
Dampak Virus Corona, Kunjungan Turis China ke Bali Diperketat
Harga Minyak Dunia Turun 10 Persen Akibat Virus Corona, Harga BBM Bakal Murah?
Pemerintah Jelaskan Alasan Belum Keluarkan Travel Warning ke China
Korban Virus Corona Bertambah, IHSG Diramal Terperosok Masuk Zona Merah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini