China Sahkan Undang-Undang Larangan Penghinaan Bendera Nasional

Minggu, 18 Oktober 2020 11:06 Reporter : Merdeka
China Sahkan Undang-Undang Larangan Penghinaan Bendera Nasional bendera china. ©NDTV

Merdeka.com - Komite Kongres China kemarin mengesahkan amandemen undang-undang yang akan mempidanakan siapa pun yang menghina atau menodai bendera dan lambang nasionalnya secara sengaja seperti yang dilakukan demonstran ketika unjuk rasa besar-besaran anti-pemerintah di Hong Kong tahun lalu.

Dilansir dari lama Mainichi, Sabtu (18/10), undang-Undang tersebut akan berlaku mulai pada 1 Januari 2020, mereka yang dengan sengaja membakar, merobek, mengecat, merusak atau melecehkan nama bendera dan lambang China di depan umum, akan diselidiki dan akan dipidanakan.

Undang-undang itu juga menegaskan bendera tidak boleh dibuang, dikibarkan secara terbalik ataupun digunakan dengan cara apapun yang bertujuan merusak martabat bendera tersebut.

Undang-undang ini berlaku juga di Hongkong dan Macau.

Setidaknya ada tiga pengunjuk rasa di Hong Kong dijatuhi hukuman karena menodai bendera China tahun lalu.

Reporter Magang: Farhan Hafizhan [pan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. China
  3. Ragam Konten
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini