China Habiskan Dana Rp270 Triliun untuk Vaksinasi Covid-19

Kamis, 7 April 2022 19:04 Reporter : Pandasurya Wijaya
China Habiskan Dana Rp270 Triliun untuk Vaksinasi Covid-19 tes swab di wuhan china. ©AFP

Merdeka.com - Pemerintah China telah menghabiskan dana lebih dari 120 miliar yuan atau sekitar Rp270,9 triliun untuk program vaksinasi COVID-19.

Angka tersebut masih berada dalam batas kemampuan dana asuransi yang dialokasikan oleh negara, demikian Badan Pengamanan Perawatan Kesehatan Nasional China (NHSA), Kamis.

Lembaga tersebut mencatat sekitar 3,2 miliar dosis vaksin yang sampai saat ini telah disuntikkan kepada warga China daratan.

China meluncurkan program vaksinasi gratis untuk masyarakat dalam upaya memerangi COVID-19 sejak Februari 2021.

Dilansir dari laman Antara, Kamis (7/4), hampir seluruh biaya pembelian dan penyuntikan vaksin ditanggung oleh dana asuransi negara dan anggaran belanja pemerintah setempat.

Pemerintah pusat China juga meminta pemerintah daerah untuk menurunkan biaya tes PCR hingga menjadi kurang dari 28 yuan (Rp63 ribu) sekali tes.

Jika satu kelompok tes yang terdiri dari 10 orang biayanya tidak boleh lebih dari 8 yuan (Rp18 ribu) per orang, demikian surat edaran bersama yang dikeluarkan oleh NHSA dan Satuan Tugas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 Dewan Negara yang tersebar di media-media setempat.

Setiap ada kasus baru, otoritas China mewajibkan tes PCR secara massal di satu kawasan permukiman.

Dalam tes massal tersebut biasanya satu botol reagen digunakan untuk lima hingga sepuluh orang. Tes massal tersebut digelar secara cuma-cuma.

Namun jika dilakukan tes mandiri di beberapa tempat yang tersebar di pusat-pusat keramaian dikenakan tarif mulai dari 35 yuan (Rp79 ribu) untuk satu kali tes. [pan]

Baca juga:
Penelitian: Dosis Ke-4 Vaksin Covid Tingkatkan Perlindungan 3 Kali Lipat Bagi Lansia
Peti Mati Langka dan Kamar Jenazah Penuh, Hong Kong Kewalahan Hadapi Covid-19
Inggris Catat Rekor Kasus Covid-19 Tertinggi, Subvarian BA.2 Omicron Mendominasi
Varian Baru Virus Corona XE Muncul di Inggris, Apa Kata Ahli dan Seberapa Berbahaya?
China Kerahkan Militer dan Dokter untuk Tes Covid Massal di Shanghai
WHO: Angka Kematian Covid di Dunia Naik Sampai 40 Persen, Tapi Kasus Infeksi Turun
Nakes China Lakukan Tes Covid-19 pada Ikan Hidup di Pasar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini