Cerita Mereka yang Masih Percaya Donald Trump Menang Pilpres AS

Rabu, 6 Januari 2021 18:07 Reporter : Hari Ariyanti
Cerita Mereka yang Masih Percaya Donald Trump Menang Pilpres AS Aksi Pendukung Donald Trump Bawa Senjata Api Saat Protes Hasil Pilpres. ©2020 REUTERS/Rebecca Cook

Merdeka.com - Beberapa pekan setelah Joe Biden dinyatakan sebagai Presiden AS terpilih, masih ada ketidakpercayaan terhadap proses pemilu pada sejumlah pendukung berat petahana Donald Trump. Menjelang pelantikan Biden yang dijadwalkan 20 Januari mendatang, masih ada pendukung yang percaya bahwa Trump lah pemenang pilpres AS pada 3 November 2020 dan meyakini Biden menang karena curang.

Berdiri di Main Street, Dillard Ungeheuer (73), mengorek kotoran sapi yang menempel di sepatunya, usai mendatangi kandang pakan, dia nampak tak sabar. Saat disinggung soal surat suara, dia tegas mengatakan banyak yang palsu.

"Saya tak mau berdebat dengan siapapun soal itu," ujarnya dengan suara meninggi.

"Saya yakin apa yang saya katakan itu fakta," lanjutnya, dikutip dari BBC, Rabu (6/1).

Kejengkelannya terkait pilpres dan pemerintah sangat nyata. Hal yang sama juga dirasakan banyak orang lainnya di kota itu.

"Enggak, saya tak percaya pemerintah sama sekali," cetusnya.

Donald Trump kalah dari lawan Demokratnya, Joe Biden. Sejumlah upaya Trump untuk mengubah hasil pemilu gagal. Dia dan timnya kalah dalam sejumlah gugatan sengketa pilkada di negara bagian. Pada 6 Januari, suara elektoral dari masing-masing negara bagian akan dihitung di Kongres.

Wawancara dengan puluhan pemilih Republik di negara bagian Midwestern seperti Kansas mengungkapkan bagaimana mereka menilai pilpres. Banyak dari pemilih merasa pilpres dicurangi dan lembaga demokrasi telah dirusak.

Jajak pendapat Universitas Northeastern menunjukkan, kebanyakan pemilih Republik di Kansas dan tempat lainnya meyakini Trump menang pilpres atau mereka tak yakin siapa pemenangnya.

"Segalanya kotor. Anda memiliki seseorang yang terpilih dalam keadaan kotor dan sekarang dia presiden," kata Jackie Taylor (59) dari media Linn County News di Pleasanton.

Baca Selanjutnya: Saat ditanya kenapa mereka berpendapat...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini