Bukan karena Covid, Sri Lanka Tutup Sekolah dan Minta Pegawai Kerja dari Rumah

Senin, 27 Juni 2022 19:08 Reporter : Hari Ariyanti
Bukan karena Covid, Sri Lanka Tutup Sekolah dan Minta Pegawai Kerja dari Rumah Sri Lanka tutup sekolah akibat krisis ekonomi. ©ISHARA S. KODIKARA/AFP

Merdeka.com - Buntut dari krisis ekonomi yang melanda Sri Lanka, sekolah-sekolah ditutup dan para pegawai diminta kerja dari rumah. Warga juga harus mengantre berhari-hari untuk mendapatkan BBM.

Dilansir The Straits Times, Senin (27/6), pemerintah meminta para pegawai bekerja dari rumah sampai pemberitahuan selanjutnya. Sedangkan sekolah telah ditutup selama sepekan di Kolombo dan sekitarnya.

Ini adalah krisis ekonomi terburuk dalam 70 tahun yang melanda negara tersebut, yang juga menyebabkan kelangkaan BBM.

"Saya mengantre selama empat hari, saya belum tidur atau makan dengan layak selama masa-masa ini," kata seorang sopir bajaj, WD Shelton (67).

"Kami tidak bisa mencari uang, kami tidak bisa memberi makan keluarga kami," lanjutnya, yang berada di nomor antrean 24 di pom bensin di pusat kota Kolombo.

Shelton memutuskan tetap berada di pom bensir karena tidak punya BBM untuk pulang ke rumahnya yang berjarak 5 kilometer.

Antrean di pom bensin semakin memanjang sejak pekan lalu.

"Ini tragedi, kami tidak tahu di mana ujungnya," kata Shelton.

Menteri Kelistrikan dan Energi Sri Lanka, Kanchana Wijesekera mengatakan pada Minggu, stok BBM mencapai sekitar 9.000 ton untuk solar dan 6.000 ton bensin, tetapi tidak ada pengiriman baru yang dijadwalkan.

Transportasi umum, pembangkit listrik, dan layanan kesehatan diprioritaskan dalam distribusi BBM. Pelabuhan dan bandara juga mendapatkan jatah distribusi BBM. [pan]

Baca juga:
Ramai-Ramai Bikin Paspor, Warga Sri Lanka Tak Tahan Lagi Tinggal di Negeri Sendiri
Selama 20 Tahun, Peruri Telah Cetak 10 Juta Paspor Sri Lanka
Krisis Ekonomi, Sri Lanka Beri Tambahan Hari Libur untuk Menanam Tanaman Pangan
Perjuangan Warga Sri Lanka Mengantre Panjang Demi Minyak Tanah
Dokter di Sri Lanka Dihantui Kecemasan Karena Habisnya Stok Obat-Obatan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini