Bertempur dengan Taliban, Puluhan Pasukan Komando Elit Afghanistan Tewas

Kamis, 18 Juli 2019 16:34 Reporter : Hari Ariyanti
Bertempur dengan Taliban, Puluhan Pasukan Komando Elit Afghanistan Tewas Genjatan senjata Taliban dengan tentara Afganistan. ©REUTERS/Parwiz

Merdeka.com - Sedikitnya sebanyak 20 orang anggota pasukan komando Afghanistan tewas dalam serangan Taliban di Afghanistan barat. Serangan ini menambah jumlah korban tewas dari anggota pasukan komando elit di tengah upaya untuk menghentikan perang berkepanjangan tersebut. Demikian disampaikan pejabat setempat pada Rabu (17/7).

Gubernur Provinsi Baghdis, Abdul Ghafoor Malikzai menyampaikan, anggota pasukan khusus diserang pada Senin lalu setelah terbang ke distrik Abkamari di provinsi tersebut, wilayah yang dikenal sebagai markas Taliban.

"Pasukan komando turun tanpa koordinasi dengan pasukan keamanan lainnya," kata Malikzai kepada AFP, dilansir dari laman Alaraby, Kamis (18/7).

"Mereka dikepung anggota Taliban dan bertempur selama berjam-jam. Sayangnya, 21 dari mereka tewas. Beberapa ditangkap," tambahnya.

Kementerian Pertahanan Afghanistan belum mengeluarkan pernyataan terkait peristiwa ini.

Sementara itu, Ketua Dewan Provinsi Baghdis, Abdul Aziz Bek menyebut jumlah pasukan yang tewas mencapai 29 orang, beberapa di antaranya dibunuh setelah ditangkap.

"Sekitar 40 tentara komando dibawa dengan empat helikopter ke wilayah ke Provinsi Ghor untuk sebuah operasi, namun mereka diserang saat mereka turun. Hanya 11 dari mereka yang bisa diselamatkan setelahnya," kata Bek kepada AFP.

Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dan menyebut jumlah korban tewas sebanyak 30 orang.

Pasukan operasi kecil khusus Afghanistan yang dilatih AS hanya mewakili sebagian kecil dari sekitar 300.000 anggota pasukan keamanan. Pasukan komando yang diterjunkan telah melakukan sebagian besar operasi ofensif di seluruh negeri, dan banyak korban berjatuhan.

Perang Afghanistan terus berlanjut bahkan ketika AS dan Taliban telah mengadakan pembicaraan tentang kemungkinan perjanjian damai. Pada Sabtu lalu, empat pasukan keamanan Afghanistan terbunuh di Qala-i-Naw, ibukota Provinsi Badghis, ketika gerilyawan Taliban menyerang sebuah hotel. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Taliban
  2. Afghanistan
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini