Beritakan Korban Corona 20 Kali Lebih Banyak dari Angka Resmi, Koran di Iran Dibredel

Selasa, 11 Agustus 2020 13:03 Reporter : Iqbal Fadil
Beritakan Korban Corona 20 Kali Lebih Banyak dari Angka Resmi, Koran di Iran Dibredel Virus Corona Menghantui Warga Iran. ©2020 Merdeka.comWANA (West Asia News Agency)/Nazanin Tabatabaee via REUTERS

Merdeka.com - Pemerintah Iran membredel satu koran pada Senin setelah surat kabar itu mengutip mantan anggota satgas nasional virus corona yang menyatakan jumlah korban pandemi di negara itu dapat mencapai 20 kali lebih tinggi dari angka yang dikeluarkan pemerintah.

"Koran Jahan-e Sanat ditutup hari ini karena menerbitkan satu wawancara pada Minggu," kata pemimpin redaksi koran itu, Mohammadreza kepada kantor berita IRNA seperti dikutip Antara, Selasa (11/8).

Pada Minggu, koran itu menerbitkan satu wawancara dengan Mohammadreza Mahboubfar, yang mengatakan: "Angka-angka yang diumumkan oleh para pejabat mengenai kasus dan korban meninggal akibat virus corona cuma sebanyak 5% dari korban yang sesungguhnya."

Juru bicara Kementerian Kesehatan Sima Sadat Lari membantah pernyataan Mahboubfar dan mengatakan bahwa Mahboubfar bukan anggota Satgas Nasional Perang Melawan Virus Corona, menurut IRNA.

Belum jelas apakah jubir itu mengartikan Mahboubfar tak pernah jadi anggota badan itu, sebagaimana diklaim oleh koran tersebut.

Mahboubfar, ahli penyakit menular, mengatakan kepada koran itu bahwa pihak berwenang telah mendeteksi virus pada Januari, sementara Iran mengumumkan infeksi pertamanya dan dua kematian akibat virus itu pada 19 Februari.

"Tak ada arus informasi yang transparan...Pemerintah hanya memberikan angka yang direka-reka atas keprihatinan mengenai (dampaknya) pada pemilu dan peringatan ulang tahun revolusi," Mahboubfar mengatakan kepada harian itu.

Baca Selanjutnya: Reuters melaporkan pada April bahwa...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini