Beri Alat Bantu Pernapasan Kepada Pasien Lebih Muda, Pendeta di Italia Meninggal

Rabu, 25 Maret 2020 16:36 Reporter : Hari Ariyanti
Beri Alat Bantu Pernapasan Kepada Pasien Lebih Muda, Pendeta di Italia Meninggal Pendeta Giuseppe Berardelli. ©ORATORIO CASNIGO/BBC

Merdeka.com - Seorang pendeta Italia yang memberikan alat bantu pernapasan kepada pasien virus corona yang lebih muda yang tidak dia kenal meninggal karena penyakit itu.

Giuseppe Berardelli (72), meninggal di rumah sakit di Lovere, Bergamo - kota yang cukup parah terinfeksi virus corona.

Dilansir dari BBC, Rabu (25/3), Berardelli adalah pendeta utama di kota Casnigo. Dia disebut meninggal pekan lalu.

Menurut pernyataan dari rumah sakit, dia menolak menggunakan alat bantu pernapasan yang dibelikan umat parokinya, namun memilih memberikannya ke pasien yang lebih muda.

Warga Casnigo dilaporkan bertepuk tangan dari jendela dan balkonnya saat peti mati berisi jenazah Pendeta Berardelli dibawa ke pemakaman. Namun tak ada acara pemakaman.

Pada Selasa, Paus Fransiskus memimpin doa untuk para dokter dan pendeta yang meninggal.

"Bersyukur pada Tuhan atas contoh heroik mereka dalam melayani mereka yang sakit," kata Paus.

Sedikitnya 50 pendeta dilaporkan meninggal karena virus corona di Italia.

1 dari 1 halaman

Italia adalah negara dengan dampak terburuk di dunia dimana kasus kematian mencapai angka 6.077. Total kasus infeksi mencapai 63.927 dan 7.432 pasien dipulangkan dari rumah sakit setelah dinyatakan sembuh.

Negara itu telah menerapkan kebijakan lockdown paling lama sebagai upaya menghentikan penyebaran infeksi dari wilayah utara Lombardy yang paling parah terjangkit wabah.

Italia menutup perusahaan dan melarang perkumpulan publik di seluruh negeri pada 12 Maret untuk menghentikan penyebaran virus.

Bar, restoran, dan banyak toko tutup, begitu juga dengan sekolah dan universitas. [pan]

Baca juga:
Potret Petugas Medis Italia Kelelahan Tangani Pasien Corona
Aksi Militer di Sejumlah Negara Ikut Perangi Corona
Satu dari 10 Orang Terinfeksi Virus Corona di Italia adalah Tenaga Kesehatan
Korban Meninggal karena Corona di Italia Kini Lebih Banyak dari di China
Jalan-jalan di Bogor, Sepasang Warga Italia Diperiksa Imigrasi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini