Bergambar salib, polisi Saudi tutupi bendera Inggris di baju sekolah

Kamis, 25 Agustus 2016 19:01 Reporter : Pandasurya Wijaya
Bergambar salib, polisi Saudi tutupi bendera Inggris di baju sekolah logo bendera Inggris ditutup kain di seragam sekolah di Saudi. ©Middle East Eye

Merdeka.com - Polisi syariat Arab Saudi memerintahkan toko Marks & Spencer (M&S) untuk menutup logo bendera inggris di seragam sekolah karena memperlihatkan gambar salib.

Situs Middle East Eye melaporkan, Kamis (25/8), seorang warga negara Inggris mengatakan, dia menemukan kejadian itu ketika pergi ke toko M&S di mal Hayat, Riyadh, untuk membeli seragam British Internasional School.

Dia kemudian diberitahu seragam itu tidak dipajang di depan toko dan dia harus meminta izin dulu jika ingin melihat.

Setelah melihat, dia menemukan gambar bendera Inggris pada logo sekolah itu ditutup dengan kain segi empat. Logo sekolah itu seharusnya bergambar pohon kelapa sawit diapit bendera Saudi dan Inggris.

"Seperti toko-toko lain di Saudi, kami menaati aturan setempat," ujar juru bicara M&S kepada Middle East Eye.

MEE sudah menghubungi Kedutaan Inggris di Riyadh, seorang anggota parlemen Inggris, dan Kedutaan Saudi di Inggris dan pihak sekolah namun saat berita ini diturunkan belum ada tanggapan apa pun dari mereka.

Polisi syariat yang disebut sebagai Komite Penganjur Kebajikan dan Pencegahan Maksiat di Arab Saudi didirikan pada 1940 untuk menerapkan pandangan konservatif Kerajaan Saudi, seperti mencegah simbol-simbol non Islami.

Segala bentuk simbol kekristenan dilarang di Saudi meski ada lebih dari satu juta warga asing penganut Katolik Roma di negeri kaya minyak itu. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Arab Saudi
  2. Inggris
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini