Berapa Besar Uang yang Digelontorkan Amerika Serikat untuk Israel?

Selasa, 25 Mei 2021 07:32 Reporter : Hari Ariyanti
Berapa Besar Uang yang Digelontorkan Amerika Serikat untuk Israel? Roket Hamas vs Iron Dome Israel. ©MOHAMMED ABED/AFP

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghadapi pertanyaan dari beberapa anggota Partai Demokrat terkait jumlah bantuan yang AS kirim untuk Israel.

Senator Bernie Sanders mengatakan AS harus “sangat memperhatikan” berapa besar uang yang dihabiskan untuk Israel.

Jadi apa yang didapatkan Israel dari AS dan digunakan untuk apa? Dan seberapa besar uang yang digelontorkan AS untuk Israel?

Dilansir BBC, Senin (24/5), pada 2020, AS menggelontorkan USD 3,8 miliar bantuan untuk Israel – bagian dari komitmen jangka panjang, tahunan yang ditetapkan di bawah pemerintahan Barack Obama. Hampir semua bantuan ini untuk bantuan militer.

Dukungan ini menjadi bagian sebuah persetujuan yang ditandatangani mantan presiden Obama pada 2016 untuk paket bantuan militer keseluruhan sebesar USD 38 miliar selama dekade 2017-2028.

Ini menunjukkan peningkatan sekitar 6 persen (menyesuaikan inflasi) selama komitmen pengeluaran untuk dekade sebelumnya.

Selain itu, tahun lalu AS menggelontorkan USD 5 juta untuk memukimkan kembali para migran di Israel. Negara ini memiliki kebijakan lama untuk menerima orang Yahudi dari belahan dunia lain sebagai warga negara.

2 dari 4 halaman

Bagaimana Israel memanfaatkan bantuan AS?

memanfaatkan bantuan as

Selama bertahun-tahun, bantuan AS telah membantu Israel mengembangkan salah satu peralatan militer paling maju di dunia, dengan dana tersebut memungkinkan mereka membeli peralatan militer canggih dari AS.

Contohnya, Israel telah membeli 50 pesawat tempur F-35, yang bisa digunakan untuk serangan rudal. Sebanyak 27 unit pesawat sejauh ini telah dikirim, menelan biaya sekitar USD 100 juta per unit.

Tahun lalu, Israel juga membeli delapan unit pesawat KC-46A Boeing 'Pegasus' dengan perkiraan anggaran sebesar USD 2,4 miliar. ‘Pegasus’ ini bisa mengisi ulang bahan bakar pesawat tempur F-35 di atas udara.

Dari USD 3,8 juta yang diberikan untuk Israel pada 2020, USD 500 juta digunakan untuk pertahanan rudal, termasuk investasi Iron Dome dan sistem lainnya yang bisa mencegat serangan roket.

Sejak 2011, kontribusi AS dalam sistem pertahanan Iron Dome totalnya mencapai USD 1,6 miliar.

Di samping itu, Israel telah menghabiskan jutaan dolar anggaran berkolaborasi dengan AS dalam mengembangkan teknologi militer, seperti sistem untuk mendeteksi terowongan bawah tanah yang digunakan untuk menyusup ke Israel.

Pemerintah Israel banyak berinvestasi dalam peralatan dan pelatihan militer, menggunakan bantuan tersebut sebagai kompensasi karena lebih kecil daripada banyak kekuatan regional lainnya.

3 dari 4 halaman

Perbandingan bantuan AS ke negara lain

Sejak Perang Dunia Dua, secara keseluruhan Israel telah menjadi negara penerima terbesar bantuan asing AS.

Pada 2019, tahun terbaru laporan data yang diterbitkan secara lengkap, Israel adalah penerima tertinggi kedua bantuan asing AS setelah Afghanistan, menurut USAID.

Banyak uang yang diberikan ke Afghanistan telah digunakan untuk mendukung upaya militer AS untuk menstabilkan negara tersebut, yang telah dilanda perang sejak invasi AS pada tahun 2001.

Tetapi dengan pasukan AS akan meninggalkan Afghanistan pada September tahun ini, hanya sekitar USD370 juta yang diminta untuk tahun 2021.

Israel sejauh ini menerima uang paling banyak di Timur Tengah.

Mesir dan Yordania juga menerima utama bantuan AS. Keduanya memiliki kesepakatan damai dengan Israel, tapi pernah juga terlibat perang. Kedua negara masing-masing menerima sekitar USD 1,5 miliar bantuan AS pada 2019.

Sementara itu, Presiden Biden telah mengembalikan pendanaan sebesar USD 235 juta untuk badan PBB yang membantu pengungsi Palestina. Dana ini dihentikan pemerintah Trump pada 2018.

4 dari 4 halaman

Mengapa AS menggelontorkan dana besar untuk Israel?

menggelontorkan dana besar untuk israel

Ada sejumlah alasan mengapa AS menggelontorkan dana yang begitu besar untuk untuk Israel, termasuk komitmen historis dukungan AS atas pembentukan negara Yahudi pada 1948.

Selain itu, Israel dipandang oleh AS sebagai sekutu penting di Timur Tengah - dengan tujuan bersama dan komitmen bersama terhadap nilai-nilai demokrasi.

Layanan Riset Kongres AS mengatakan: “Bantuan luar negeri AS telah menjadi komponen utama dalam memperkuat hubungan ini.”

“Para pejabat AS dan banyak anggota parlemen telah sejak lama menganggap Israel sebagai mitra penting di wilayah tersebut.”

Badan bantuan luar negeri pemerintah AS mengatakan: “Bantuan AS membantu memastikan bahwa Israel mempertahankan Qualitative Military Edge (QME) -nya atas potensi ancaman regional.”

“Bantuan AS ditujukan untuk memastikan bahwa Israel cukup aman untuk mengambil langkah-langkah bersejarah yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan damai dengan Palestina dan untuk perdamaian regional yang komprehensif.”

Memastikan Israel dapat mempertahankan diri dari ancaman di wilayah tersebut telah menjadi landasan kebijakan luar negeri AS untuk presiden Demokrat dan Republik selama beberapa dekade.

Platform pemilihan Partai Demokrat 2020 menyatakan "dukungan kuat" untuk Israel, tetapi beberapa anggota partai sekarang mempertanyakan komitmen bantuan AS.

Senator Sanders dan anggota Demokrat lainnya telah bergerak untuk mencoba menghentikan rencana penjualan senjata berpemandu presisi senilai USD 735 juta ke Israel.

[pan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini