Benyamin Netanyahu Sebut Israel Tanah Air Hanya Bagi Bangsa Yahudi

Selasa, 12 Maret 2019 07:00 Reporter : Hari Ariyanti
Benyamin Netanyahu Sebut Israel Tanah Air Hanya Bagi Bangsa Yahudi Benjamin Netanyahu dan Istrinya Sara. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan Israel adalah tanah air hanya bagi bangsa Yahudi, mengabaikan bangsa Arab yang populasinya mencapai 20 persen.

"Israel bukan negara bagi semua penduduknya. Menurut hukum kewarganegaraan dasar yang kami sahkan, Israel adalah negara bangsa dari orang-orang Yahudi - dan hanya itu," unggahnya di Twiiter, dilansir dari Middle East Monitor, Senin (11/3).

Unggahan Netanyahu ini sebagai respons atas kritik aktor Israel, Rotem Sela. Sela mengkritik Netanyahu karena beberapa kali mengatakan saingan politiknya akan membentuk pemerintahan dengan orang Arab.

"Kapan seseorang dalam pemerintahan ini akan menyampaikan kepada publik bahwa Israel adalah negara bagi semua warganya," tulisnya di Instagram.

Netanyahu juga mengklaim semua bangsa yang tinggal di Israel memiliki hak yang sama. "Seperti yang Anda tulis, tidak ada masalah dengan warga Arab Israel," tulisnya.

Mengabaikan langkah-langkah ketat yang diterapkan pemerintahnya pada warga Arab, bahkan di wilayah pendudukan, Netanyahu mengklaim pemerintahannya telah berinvestasi lebih banyak di kawasan Arab daripada pemerintah sebelumnya.

Sebelumnya Netanyahu dituduh memanfaatkan populasi Arab untuk menakut-nakuti. Menjelang pemilihan umum 2015, ia mengklaim orang Israel harus memilih Likud untuk melawan warga Palestina Israel yang datang berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara.

Pernyataan itu dianggap telah mengamankan kemenangan Netanyahu, meskipun ia kemudian dicerca karena taktiknya dan dipaksa meminta maaf atas pernyataannya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini