Bentrokan Kembali Terjadi Di Kashmir, Korban Tewas Bertambah jadi 2 Orang

Rabu, 21 Agustus 2019 14:41 Reporter : Merdeka
Bentrokan Kembali Terjadi Di Kashmir, Korban Tewas Bertambah jadi 2 Orang warga kashmir salat idul adha. ©REUTERS/Danish Siddiqui

Merdeka.com - Pasukan keamanan India membunuh terduga militan dalam baku tembak di Baramulla, Kashmir Utara, Rabu (21/8). Kejadian ini menambah daftar korban jiwa menjadi dua orang, sejak India mencabut hak otonomi Khusus bagi Kashmir.

Sebelumnya, seorang pengunjuk rasa dikabarkan tewas pada 8 Agustus lalu, hanya selang beberapa hari setelah pemerintahan Narendra Modi mencabut pasal 370 tentang otonomi khusus Kashmir. Sejak saat itu, protes terus bergulir di Ibu Kota Srinagar dan negara tetangganya, Pakistan. Pasalnya, tidak sekadar mencabut hak otonomi, India juga melakukan pemblokiran akses komunikasi untuk wilayah Kashmir. Pakistan bahkan membawa perselisihan menahun itu ke pengadilan internasional.

Militan yang melawan pemerintah India telah bersumpah untuk terus memperjuangkan wilayah Kashmir. Setelah hak otonominya dicabut, orang dari luar wilayah Kashmir dapat memiliki hak properti dan bekerja di lembaga pemerintahan di sana.

Kantor berita Reuters melaporkan, Rabu (21/8), guna mengendalikan situasi di Kashmir, ribuan paramiliter tambahan dikerahkan India. Pada Selasa (20/8) malam, pasukan militer India menggerebek militan antipemerintah di Baramulla.

Saat penggerebekan terjadi, seorang militan melemparkan granat ke arah polisi dan mengakibatkan dua orang terluka. Seorang di antaranya dikabarkan sekarat di rumah sakit.

Reporter Magang: Anindya Wahyu Paramita [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Kashmir
  2. India
  3. Konflik Kashmir
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini