Bendungan di Laos jebol, seratusan orang dilaporkan hilang terbawa air

Rabu, 25 Juli 2018 11:17 Reporter : Ira Astiana
Bendungan di Laos jebol, seratusan orang dilaporkan hilang terbawa air Banjir di Laos. ©2018 asiaone.com

Merdeka.com - Sedikitnya 100 orang hilang dan beberapa lain tewas akibat tersapu air yang mengalir deras dari bendungan pembangkit listrik tenaga air di Laos. Bendungan tersebut jebol hingga membuat lima miliar kubik air keluar.

Insiden yang terjadi di distrik San Sai, provinsi Attapeu, ini tak hanya menyebabkan korban tewas dan hilang, tetapi juga membuat lebih dari 6.600 kehilangan tempat tinggal. Saat ini, pihak berwenang berupaya untuk mengevakuasi warga yang masih berada di dekat bendungan.

"Kami mengerahkan tim darurat dan penanganan bencana untuk membantu mengevakuasi dan menyelamatkan warga di desa-desa dekat bendungan," kata Juru Bicara Teknik dan Konstruksi SK, dikutip dari Asia One, Rabu (25/7).

Sementara itu, Perdana Menteri Thongloun Sisoulith telah menunda pertemuan-pertemuan kenegaraan dan memimpin anggota Kabinet untuk memantau upaya penyelamatan dan pengiriman bantuan kepada daerah terkena dampak.

Beberapa video beredar di laman Facebook menunjukkan betapa deras aliran air di setiap sisi tepi sungai. Banyak warga yang berada di sekitar lokasi menonton dengan jarak yang aman.

Bendungan ini dibangun oleh perusahaan Xe Pian-Xe Namnoy Power, yang juga dikenal sebagai PNPC. Bendungan ini memang telah mengundang kekhawatiran khususnya dari kelompok pengamat lingkungan hidup.

Menurut para pengamat Sungai Mekong, flora, fauna, dan masyarakat setempat dapat terkena dampak terparah dari pembangunan bendungan tersebut. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Banjir
  2. Laos
  3. Bencana Alam
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini