Belasungkawa Petinggi Dunia Buat Keluarga Korban Ethiopian Airlines

Senin, 11 Maret 2019 07:21 Reporter : Merdeka
Belasungkawa Petinggi Dunia Buat Keluarga Korban Ethiopian Airlines Ethiopian Airlines jatuh. ©REUTERS/Tiksa Negeri

Merdeka.com - Sejumlah pejabat negara menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas jatuhnya maskapai penerbangan Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET302 pada Minggu pagi.

Dikutip dari laman CNN, Senin (11/3), sejumlah pejabat negara tersebut di antaranya Perdana Menteri Kanada, Perdana Menteri Israel, Menteri Luar Negeri Jerman hingga Presiden Prancis.

"Pikiran kami saat ini selalu bersama semua korban dalam Penerbangan Ethiopian Airlines ET302. Termasuk warga negara Kanada yang turut menjadi korban," ujar Justin Trudeau dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga merilis pernyataan lewat akun Twitter.

"Usai mendengar kabar duka, saya langsung menuju Kementerian Luar Negeri Israel @IsraelMFA untuk memonitor laporan dari Ethiopia. Yang membuat saya sedih, duta besar kami telah menginformasikan bahwa ada dua orang Israel yang tewas dalam insiden tersebut," tulis @IsraeliPM.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengeluarkan pernyataan atas rasa belasungkawanya kepada korban kecelakaan pesawat. Ada lima warga Jerman turut jadi korban.

"Hari ini kami menerima berita buruk tentang jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines yang hendak menuju Nairobi. Insiden ini telah menewaskan banyak orang. Dalam masa-masa sulit ini, pikiran kami akan selalu bersama keluarga dan kerabat para korban," ujar Heiko Mass dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menyampaikan belasungkawa lewat Twitter. Ia mengatakan bahwa warga Prancis akan selalu bersama Ethiopia.

Pesawat milik maskapai Ethiopian Airlines dengan jenis Boeing 737-800MAX, jatuh di Bishoftu, sebelah tenggara Addis Ababa pada Minggu pagi.

Burung besi dengan nomor penerbangan ET 302 itu rencananya akan terbang menuju Nairobi (Kenya). Pesawat kehilangan kontak pada pukul 08.44 waktu setempat setelah lepas landas pukul 08.38 dari Bandara Internasional Bole di ibu kota Ethiopia, kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan.

Ternyata, jatuhnya pesawat ini memiliki kesamaan dengan insiden yang menimpa Lion Air JT 610, yang terbang dari Jakarta menuju Pangkal Pinang, dan jatuh di Karawang, Jawa Barat.

Sama seperti Lion Air, Ethiopian Airlines dengan jenis yang sama Boeing 737-800MAX, jatuh di Bishoftu, sebelah tenggara Addis Ababa pada Minggu pagi dan sempat hilang kontak sesaat usai tinggal landas.

Sumber: Liputan6.com [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini