Belasan WNI Ditahan di Malaysia karena Diduga Terlibat Jaringan ISIS

Jumat, 27 September 2019 16:35 Reporter : Merdeka
Belasan WNI Ditahan di Malaysia karena Diduga Terlibat Jaringan ISIS Polisi Malaysia. ©Aljazeera

Merdeka.com - Kepolisian Diraja Malaysia resmi menangkap 16 orang yang disebut terlibat jaringan ISIS, Kamis (26/9). Dari belasan orang yang ditahan, 12 di antaranya berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Tiga tersangka lainnya berasal dari Malaysia dan satu dari India. Pejabat Senior Divisi Kontra-terorisme Polisi Ayob Khan Mydin Pitchay mengatakan, para tersangka ditangkap di lokasi berbeda, termasuk Kuala Lumpur dan Sabah, negara bagian yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Utara.

"Para tersangka ditahan dalam operasi khusus antara 10 Agustus hingga (Rabu) kemarin," jelas Ayob Khan dalam konferensi pers di markas besar kepolisian nasional.

Aljazeera mengabarkan, Jumat (27/9), setidaknya 102 warga Malaysia pergi ke wilayah ISIS, seperti di Suriah atau Irak. Dipercaya, ratusan WNI juga terlibat dalam perpindahan ke dua negara itu untuk bergabung dengan ISIS.

Sejak kekalahan ISIS, banyak pengikutnya tersebar di sejumlah wilayah di Timur Tengah. Sebagian lainnya dilaporkan berhasil kembali ke negeri asalnya.

Dalam beberapa tahun terakhir polisi Malaysia telah menangkap ratusan orang yang terlibat ISIS.

Juni 2016, Malaysia menghadapi serangan pertama yang dilakukan jaringan ISIS. Ketika itu, serangan granat terjadi di sebuah klub malam, Selangor, Malaysia. Akibat insiden tersebut, delapan orang terluka.

Hingga 2015, setidaknya 50.000 warga Malaysia tercatat sebagai simpatisan ISIS. Hal ini disampaikan Liow Tiong yang saat itu menjabat sebagai Menteri Transportasi Malaysia.

Reporter Magang: Anindya Wahyu Paramita [pan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini