Bekas komisaris BUMN tertangkap bawa 5,2 kg kokain di Thailand

Kamis, 23 April 2015 14:51 Reporter : Yulistyo Pratomo
Ilustrasi Narkoba. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kedapatan membawa 5,2 kg kokain, mantan petinggi BUMN Jemani Ikhsan (63) dibekuk petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Phuket, Thailand. Dia diringkus tak lama setelah turun dari pesawat Silk Air penerbangan MI758 dari Singapura.

Dikutip dari phuketwan.com, Kamis (23/4), penangkapan Jemani berlangsung Senin 20 April lalu. Awalnya petugas bandara merasa curiga dengan tas yang dibawa pelaku. Setelah diperiksa, ditemukan sejumlah kokain yang disembunyikan dalam buku dan lima lipatan kertas.

Polisi menduga barang haram tersebut dibeli Jemani di Bogota, Kolombia, untuk dijual di kota wisata Khao Lak, bagian utara Phuket.

"Kami yakin narkoba ini akan didistribusikan ke wilayah lainnya di Thailand," ujar otoritas bandara dalam konferensi persnya di Bandara Phuket.

Saat diperiksa, Jemani mengaku barang-barang tersebut dibawa sekaligus menjemputnya menuju Phangnga. Seluruh kokain yang disita tersebut diperkirakan senilai Rp 1,15 miliar.

Sebelum tertangkap, Jemani pernah menjabat sebagai komisaris independen di PT Semen Indonesia dan Semen Gresik (Persero) Tbk. Jabatan itu disandangnya selama satu setengah tahun terhitung dari Januari 2013 sampai Juni 2014. Jemani juga mencatatkan diri pernah menjabat sebagai Direktur HRD di PT Indonesia Chemical Alumina dan senior manager di PT Antam. [tyo]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.