Bebas dari ISIS, perempuan Suriah bakar burqa dan cadar

Senin, 24 Juli 2017 12:32 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Bebas dari ISIS, perempuan Suriah bakar burqa dan cadar Wanita Suriah bakar burqa. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kelompok teror Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) berhasil dikalahkan dari Raqqa, Suriah. Warga Raqqa gembira, mereka merayakan kebebasan dari tangan ISIS.

Sambil melempar burqa dan membakarnya, salah satu wanita Suriah menuturkan doa agar baju itu dikutuk.

"Kami dipaksa memakai baju ini. Semoga pakaian ini dikutuk," seru salah satu wanita, seperti dilansir dari Independent, Senin (24/7).

Pembakaran burqa ini direkam dan diunggah ke media sosial sehingga menjadi viral. Dalam video terlihat seorang wanita menangis tersedu-sedu usai membakar pakaian yang digunakan di bawah tekanan ISIS itu.

Saat berkuasa, ISIS memaksa semua warga Suriah untuk mengenakan pakaian tertutup, bagi wanita dipasangkan burqa, sementara pria harus menumbuhkan janggut mereka.

"Berikan saya korek, saya akan membakar baju ini," seru seorang wanita di video itu.

"Bakar baju ini, semoga Allah membakar mereka. Mereka membakar ayah saya, mereka membakar ayah saya! Saya harap dia bisa bersama kami di sini, di waktu yang bahagia ini," sahut yang lainnya.

Seorang wanita, yang dikerubungi anak-anak kecil menuturkan keluarganya dibunuh oleh ISIS. Bahkan, rumahnya dilempari mortar.

"Mereka membunuh ayah saya. Mereka membunuh suami saya. Mereka melemparkan mortar dan membakar rumah saya," tuturnya.

Sementara itu, para pria Suriah langsung membabat habis janggut mereka. "Pangkas semuanya, hilangkan dari wajah saya," seru seorang warga yang berada di tukang cukur rambut.

Para warga tersebut baru saja dibebaskan oleh tentara gabungan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dan Unit Perlindungan Rakyat (YPG), yang merilis video tersebut.

SDF terus melancarkan gempuran guna menembus benteng pertahanan ISIS di Raqqa pada Juni dan berhasil merebut kembali sebagian wilayah kota yang secara de facto dianggap sebagai ibukota ISIS tersebut.

Observatorium Suriah menyebut itu merupakan pertama kalinya dalam beberapa minggu terakhir, militer Suriah melakukan serangan udara.

Selain itu, tentara Suriah juga aktif bertempur di barisan depan melawan ISIS di wilayah barat Raqqa dan berhasil merebut kembali kawasan tersebut.

Tentara Suriah yang didukung Rusia, melakukan perlawanan terpisah dengan pasukan SDF dan YPG yang didukung AS. Mereka menggemppur ISIS dari barat Raqqa, kendati juga melakukan serangan udara di Provinsi Deir al-Zor, dekat basis SDF.

Berikut videonya:

[che]

Baca juga:
Gerak-gerik militan ISIS terus lancarkan serangan di Raqqa
Boleh tinggal di Kanada, pasutri Suriah namakan bayi Justin Trudeau
Keakraban pejuang wanita Kurdi di balik perang menumpas ISIS
AS bakal setop bantu pemberontak, Rusia bisa menang di Suriah

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Konflik Suriah
  3. Suriah
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini