Baru dibuka, restoran Vietnam di Amerika dipaksa tutup

Minggu, 21 September 2014 15:48 Reporter : Ardini Maharani
Banh Shop. dailymail.co.uk ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Restoran cepat saji asal Vietnam baru membuka gerainya di Negara Bagian Texas, Amerika Serikat, harus menutupnya lagi atau mengganti logo mereka. Pasalnya mereka menggunakan simbol bintang merah lambang kebangkitan rezim komunis.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Ahad (21/9), Banh Shop menyajikan menu ala Vietnam membuka restoran mereka di Kota Dallas. Di sana banyak imigran asal Saigon, nama lain Vietnam. Namun banyak warga protes sebab restoran itu menggunakan lambang bintang merah menjadi logo tetapnya. "Mereka harus menggantinya," ujar warga.

Manajer senor Banh Shop Jonathan Blum mengatakan akan segera membuang lambang bintang merah yang tercetak mulai dari gelas, piring, hingga tisu dan kantong makanan.

Bintang merah digunakan oleh rezim Khmer Merah pimpinan Pol Pot yang membantai lebih dari dua juta warga merupakan mimpi buruk bagi rakyat Vietnam. Mereka hingga kini sangat anti dengan lambang itu. [din]

Topik berita Terkait:
  1. Vietnam
  2. Restoran
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.