Badan Meteorologi Asean Sebut Kabut Asap Mungkin Berasal dari Indonesia

Rabu, 11 September 2019 16:21 Reporter : Merdeka
Badan Meteorologi Asean Sebut Kabut Asap Mungkin Berasal dari Indonesia Kabut Asap di Pekanbaru. ©2019 Merdeka.com/Abdullah Sani

Merdeka.com - The Asean Specialised Meteorological Centre (ASMC) atau pusat meteorologi khusus Asean menyatakan, sumber kabut lintas batas yang berdampak di Malaysia dan negara lain, kemungkinan berasal dari Indonesia.

Berdasarkan gambar satelit, kebakaran hutan di Riau, Sumatera telah meningkat dalam beberapa hari terakhir. Kebakaran tersebut memicu kabut asap di level sedang hingga pekat.

"Titik-titik panas terus menerus terdeteksi di Sumatra bagian Tengah dan Selatan, dan ini menyebabkan penumpukan kabut asap sedang hingga pekat," tulis ASMC, seperti yang dikutip oleh laman New Straits Time, Rabu (11/9).

Dikatakan, kabut asap kemungkinan akan terus memengaruhi sebagian wilayah Asean, termasuk Malaysia dan Singapura. Bencana kabut asap diperkirakan akan terus berlanjut, selama musim kemarau yang masih akan berlangsung hingga beberapa minggu mendatang.

"Kabut asap telah bertiup ke Semenanjung Malaysia dan Singapura. Di Kalimantan, kabut asap sedang hingga pekat terus menyebar dari sejumlah titik," ASMC melaporkan.

Selain Sarawak, Malaysia, kabut asap dikabarkan juga terbawa hingga ke Laut China Selatan.

Pada 8 September lalu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia Siti Nurbaya Bakar mengklaim, kabut asap yang melanda Malaysia bukan berasal dari Indonesia. "Telah dipastikan bahwa sampai sekarang, belum ada kabut lintas batas dari Indonesia ke negara-negara tetangga."

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh ASMC. Bantahan ASMC didukung oleh Separtemen Meteorologi Malaysia yang mengatakan, kabut asap di negaranya terjadi sejak titik kebakaran di Sumatra dan Kalimantan meningkat.

Diperkirakan, kabut asap akan terus menyelimuti Malaysia dan Singapura hingga periode angin Monsun Barat Daya berakhir, akhir bulan ini atau awal bulan nanti.

New Straits Time melaporkan, pemerintah Malaysia akan mengirim surat diplomatik ke Indonesia untuk meminta tindak lanjut atas kebakaran hutan di Sumatra dan Kalimantan.

Reporter Magang: Anindya Wahyu Paramita [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini