Asal Muasal dan Pemicu Memanasnya Pertempuran Terbaru Palestina-Israel

Kamis, 13 Mei 2021 07:00 Reporter : Hari Ariyanti
Asal Muasal dan Pemicu Memanasnya Pertempuran Terbaru Palestina-Israel Rumah susun di Gaza yang ambruk setelah serangan roket Israel. ©Mohammed Abed/AFP

Merdeka.com - Hari-hari pengeboman berat di Jalur Gaza meningkat pada Rabu, di mana pesawat tempur Israel mengebom situs-situs milik kelompok bersenjata Palestina, termasuk gedung kepolisian dan apartemen.

Sejak pertempuran mulai pada Senin dini hari, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan sedikitnya 53 orang terbunuh, termasuk 14 anak-anak. Lebih dari 300 lainnya terluka.

Tentara Israel mengatakan sekitar 1.500 roket ditembakkan dari Gaza menuju sejumlah lokasi di Israel, menewaskan sedikitnya enam warga Israel.

Eskalasi ini merupakan yang paling hebat sejak tujuh pekan Perang Gaza pada 2014. Inilah pemicu pertempuran terbaru antara Palestina-Israel, dirangkum dari Al Jazeera, Rabu (12/5).

Pengusiran paksa warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur yang diduduki. Kemarahan semakin besar terkait pengusiran paksa keluarga Palestina dari rumahnya di Sheikh Jarrah, yang telah menghadapi sejumlah gugatan kasus pengadilan yang diajukan oleh beberapa organisasi pro-pemukim Israel sejak 1972.

Organisasi ini mengklaim tanah yang ditempati keluarga Palestina itu awalnya berada di bawah kepemilikan Yahudi, tetapi orang-orang Palestina melihat ini sebagai perpanjangan dari kebijakan resmi Israel untuk menggusur sebanyak mungkin orang Palestina dari Yerusalem untuk mempertahankan identitas mayoritas Yahudi di kota itu.

PBB telah memperingatkan pengusiran yang direncanakan bisa termasuk "kejahatan perang".

Protes dan bentrokan antara warga Palestina, pemukim Israel, dan polisi Israel terus meningkat sejak akhir April. Pengadilan Israel pada Oktober 2020 memutuskan bahwa empat keluarga Palestina harus mengosongkan rumah mereka, dan menetapkan 2 Mei sebagai tanggal penggusuran paksa mereka. Namun, eksekusi itu ditunda dua kali.

Baru-baru ini, terjadu konfrontasi ketika orang-orang Palestina berkumpul untuk berbuka puasa di rumah mereka yang digusur. Keluarga tersebut telah mengajukan banding ke Mahkamah Agung Israel. Pada Kamis malam, sedikitnya 30 orang terluka dan 15 ditangkap.

Baca Selanjutnya: Penyerangan di kompleks Masjid Al-Aqsa...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini