AS Temukan Kasus Infeksi Cacar Monyet Pertama

Kamis, 19 Mei 2022 15:37 Reporter : Hari Ariyanti
AS Temukan Kasus Infeksi Cacar Monyet Pertama Partikel virus cacar monyet berbentuk oval. ©Cynthia S. Goldsmith, Russell Regnery/CDC/Handout via Reuters

Merdeka.com - Amerika Serikat (AS) menemukan kasus infeksi cacar monyet pertama di Massachusetts pada Rabu. Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts menyampaikan, virus cacar monyet pertama ini menginfeksi seorang pria yang baru-baru ini berkunjung ke Kanada.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS atau CDC menyampaikan, laboritoriumnya mengonfirmasi infeksi cacar monyet tersebut pada Rabu sore.

Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts mengatakan pihaknya bekerja sama dengan CDC dan badan kesehatan lokal terkait untuk melakukan penelusuran kontak.

"Kasus ini tidak membahayakan masyarakat, dan orang tersebut (pasien cacar air) sedang dirawat inap dan dalam kondisi baik," jelas departemen tersebut, dikutip dari Reuters, Kamis (19/5).

Sementara itu, Badan Kesehatan Masyarakat Kanada menyampaikan pada Rabu malam, pihaknya mewaspadai kasus cacar monyet di Eropa dan dengan cermat memantau situasi terkini dan menambahkan tidak ada kasus cacar monyet yang dilaporkan di Kanada saat ini.

Cacar monyet, yang paling sering terjadi di Afrika barat dan tengah, merupakan infeksi virus langka yang mirip cacar manusia, walaupun lebih ringan. Cacar monyet pertama kali ditemukan di Republik Demokratik Congo pada 1970-an. Dalam satu dekade terakhir, jumlah kasus cacar monyet di Afrika Barat meningkat.

Gejala yang biasanya muncul adalah demam, sakit kepala, dan ruam kulit yang muncul di wajah lalu menyebar ke anggota tubuh yang lain.

Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts mengatakan virus cacar monyet tidak mudah menyebar pada manusia, tapi penularannya bisa terjadi melalui kontak cairan tubuh, luka cacar, tempat tidur atau pakaian yang terkontaminasi cairan atau luka, atau melalui tetesan cairan pernapasan setelah kontak langsung yang berlangsung lama dengan orang yang terinfeksi.

Tahun lalu Texas dan Maryland melaporkan satu kasus cacar monyet pada warga yang baru pulang dari Nigeria.

CDC menyampaikan, pihaknya menelusuri sejumlah klaster cacar monyet yang dilaporkan di beberapa negara termasuk Portugal, Spanyol, dan Inggris. Sejumlah kasus cacar air baru-baru ini dilaporkan di tiga negara tersebut.

[pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini