AS Larang Masuk 16 Warga Saudi karena Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Selasa, 9 April 2019 16:11 Reporter : Pandasurya Wijaya
AS Larang Masuk 16 Warga Saudi karena Terlibat Pembunuhan Khashoggi 15 warga saudi diduga terlibat hilangnya jurnalis khashoggi. ©The Independent

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri AS melarang masuk 16 orang Arab Saudi atas alasan keterlibatan dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan daftar nama itu setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mendapat tekanan dari Kongres soal respons negara itu terhadap pembunuhan Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada 3 Oktober tahun lalu.

Dikutip dari laman Aljazeera, Selasa (9/4), dalam daftar AS itu dikatakan "Menteri Luar Negeri mempunyai informasi bisa dipercaya yang menyatakan pejabat asing terlibat dalam korupsi atau pelanggaran hak asasi manusia dan mereka serta keluarganya dilarang masuk ke Amerika Serikat."

Kementerian Luar Negeri AS juga sebelumnya sudah mencabut visa sekitar 24 warga Saudi dan membekukan aset 17 di antara mereka.

Dalam daftar nama itu juga terdapat Saud al-Qahtani, bekas penasihat Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman (MBS), dan Maher Mutreb, diduga pemimpin dari ke-15 'pasukan pembunuh' Khashoggi.

Setelah serangkaian penyangkalan, Saudi akhirnya mengakui Khashoggi dibunuh di dalam konsulat oleh agen yang tidak bisa mengendalikan diri.

Senat AS setelah mendapat penjelasan dari badan intelijen CIA akhirnya Desember lalu mengeluarkan resolusi yang menyebut sang putera mahkota Saudi 'bertanggung jawab' atas pembunuhan Khashoggi. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini