AS Kirim Pasukan untuk Bantu Evakuasi Staf Kedutaan di Kabul Afghanistan

Jumat, 13 Agustus 2021 10:35 Reporter : Hari Ariyanti
AS Kirim Pasukan untuk Bantu Evakuasi Staf Kedutaan di Kabul Afghanistan Pertempuran Pasukan Khusus Afghanistan dan Taliban di Kandahar. ©REUTERS/Danish Siddiqui

Merdeka.com - Amerika Serikat (AS) mengirim tambahan 3.000 pasukan ke Afghanistan untuk membantu mengevakuasi beberapa personel dari kedutaan besarnya di Kabul. Sebelumnya ada sekitar 650 pasukan yang ada di negara tersebut untuk membantu mengamankan misi diplomatik. Demikian disampaikan pejabat pemerintahan Presiden Joe Biden pada Kamis.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price menyampaikan, kedutaan akan tetap buka terlepas dari rencana evakuasi tersebut.

“Kami mengurangi lebih banyak warga sipil kami di Kabul mengingat situasi keamanan yang berkembang,” jelas Price kepada wartawan, dikutip dari Al Jazeera, Jumat (13/8).

“Kami akan mengurangi kehadiran inti diplomatik kami di Afghanistan dalam beberapa pekan ke depan. Dalam rangka memfasilitasi pengurangan ini, Departemen Pertahanan mengerahkan personel tambahan sementara ke Bandara Internasional Hamid Karzai.”

Juru bicara Pentagon, John Kirby kemudian mengonfirmasi AS akan mengirim 3.000 tentara untuk membantu evakuasi personel kedutaan termasuk warga Afghanistan pendaftar visa imigran khusus (SIV).
Dia menekankan, pasukan ini tidak akan tinggal di Afghanistan dalam waktu lama.

“Ini misi sementara dengan fokus kecil,” ujarnya, memperingatkan pasukan AS akan merespons jika mereka diserang.

Pasukan ini menyiapkan bantuan darat dan udara serta keamanan warga Amerika dalam proses penjemputan mereka menuju bandara Kabul, kata salah seorang pejabat.

Langkah ini diperkirakan sebagai kurangnya kepercayaan pemerintahan Biden terhadap kemampuan pemerintah Afghanistan memberikan keamanan diplomatik yang cukup di ibu kota negara tersebut di saat Taliban terus melancarkan serangan dan dengan cepat merebut sejumlah kota-kota penting di negara tersebut.

Sebelumnya pada Kamis, kedutaan AS di Kabul meminta warga Amerika segera meninggalkan Afghanistan. Kedutaan menerbitkan peringatan keamanan kedua dalam pekan ini, menyerukan warga AS keluar dari negara tersebut.

“Kedutaan AS mendesak warga Amerika meninggalkan Afghanistan segera menggunakan penerbangan komersil yang tersedia,” jelas sebuah pernyataan.

Peringatan itu termasuk instruksi untuk menghubungi kedutaan bagi mereka yang tidak bisa membeli tiket pesawat atau sedang menunggu anak atau pasangan mereka mendapatkan visa untuk keluar dari Afghanistan. Peringatan itu juga memperingatkan kapasitas kedutaan untuk membantu warga AS “sangat terbatas”.

Sebelum laporan AS mengirim pasukan untuk membantu evakuasi, kedutaan memperingatkan warga AS untuk menunggu pengumuman bantuan evakuasi.

Baca juga:
Kepala Angkatan Darat Afghanistan Dicopot Setelah Taliban Rebut 10 Ibu Kota Provinsi
Intelijen AS Peringatkan Kabul Bisa Jatuh ke Tangan Taliban dalam Waktu 90 Hari
Taliban Bantah Bunuh Warga Sipil, Desak Penyelidikan Independen
Situasi Kota Ghazni yang Berhasil Direbut Taliban
Donald Trump Salahkan Joe Biden Atas Serangan Taliban Terbaru di Afghanistan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini