AS akan Tambah Pasukan Darat, Laut, dan Udara di Eropa, Ini Jumlahnya

Kamis, 30 Juni 2022 15:20 Reporter : Pandasurya Wijaya
AS akan Tambah Pasukan Darat, Laut, dan Udara di Eropa, Ini Jumlahnya joe biden. ©REUTERS/Evelyn Hockstein

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Joe Biden kemarin mengumumkan AS akan menambah jumlah pasukan militer di darat, laut, dan udara di Eropa sebagai respons atas invasi Rusia ke Ukraina.

Biden menyampaikan pengumuman itu saat pertemuan KTT NATO di Madrid, Spanyol, yang berlangsung dua hari.

Dilansir dari laman the Guardian, Rabu (30/6), Biden menyatakan AS akan menempatkan 3.000 tentara di Romania, dua skuadron F-35 di Inggris dan dua kapal perang di Spanyol.

"AS dan sekutu akan menambah pasukan. Kami membuktikan NATO saat ini lebih dibutuhkan dibanding sebelumnya," kata Biden dalam pernyataan singkat yang dia baca sebelum KTT dimulai.

Dengan pengumuman ini diharapkan ada tindak lanjut komitmen dari negara anggota NATO untuk memperkuat pasukan dan aliansi di sebelah timur Eropa.

KTT NATO juga mendengarkan pidato dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang menyerukan anggota aliansi militer itu mengirimkan lebih banyak lagi persenjataan canggih, terutama artileri, untuk membantu "Ukraina mengakhiri perang ini dengan kemenangan."

Zelenskyy juga memperingatkan Kiev membutuhkan dukungan dana untuk melawan Rusia.

"Kami butuh sekitar USD 5 miliar sebulan," kata Zelenskyy. "Kami berupaya mencegah Rusia menghancurkan kami dan menghancurkan Anda sekalian."

Secara total, delapan pasukan garda depan NATO yang membentang dari Estonia hingga BUlgaria akan bertambah jumlahnya dari 3.000 tentara menjadi 5.000 tentara.

Biden juga mengumumkan korps pasukan kelima AS akan mendirikan pangkalan permanen di Polandia. Tambahan pasukan akan ditempatkan di negara Baltik dan sistem pertahanan udara juga akan dipasang di Jerman dan Italia.

"Bersama dengan sekutu kita, kita akan memastikan NATO siap menghadapi setiap ancaman di darat, laut, dan udara di saat Putin sudah menghancurkan kedamaian di Eropa dan prinsip keteraturan," kata Biden.

AS mengirimkan tambahan 20.000 tentara ke Eropa awal tahun ini sehingga totalnya mencapai lebih dari 100.000 personel. AS, kata Biden, akan "terus menyesuaikan jumlah tentara" jika diperlukan.

Rencana pertahanan NATO saat ini artinya ada 300.000 tentara yang bersiaga untuk menghadapi ancaman Rusia. [pan]

Baca juga:
Rusia Rilis Koordinat Pentagon, Gedung Putih, dan Markas NATO
Bertemu Jokowi di Kiev, Presiden Ukraina Merasa Didukung Rakyat Indonesia
Ukraina dan Rusia Sepakati Pertukaran Tawanan Terbesar Sejak Perang
Jokowi Pemimpin Pertama Asia Kunjungi Ukraina, Zelenskyy Sampaikan Terima Kasih
Bertemu Zelenskyy, Jokowi Tawarkan Diri Jadi Pembawa Pesan untuk Putin
Indonesia akan Bantu Renovasi Rumah Sakit Ukraina yang Rusak Akibat Perang
Rusia Sebut yang Dirudal Gudang Senjata dari AS-Eropa, Bukan Mal Ukraina
Laporan dari Ukraina: Jokowi Tak Pakai Rompi Antipeluru, Saat Ini Bertemu Zelensky

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini