Arab Saudi Hanya Izinkan Orang “Kebal” Covid-19 Datang ke Makkah Selama Ramadan

Selasa, 6 April 2021 09:54 Reporter : Hari Ariyanti
Arab Saudi Hanya Izinkan Orang “Kebal” Covid-19 Datang ke Makkah Selama Ramadan Masjidil Haram kembali dibuka untuk jemaah umrah dari luar negeri. ©Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

Merdeka.com - Pada Senin, pemerintah Arab Saudi menyampaikan hanya orang yang kebal Covid-19 yang akan diizinkan datang ke Makkah melakukan ibadah umrah selama Ramadan.

Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan dalam sebuah pernyataan, ada tiga kategori orang dinyatakan “kebal” yaitu mereka yang telah menerima dua dosis vaksin, mereka yang menerima satu dosis vaksin setidaknya 14 hari sebelumnya, dan orang yang sembuh dari infeksi Covid-19.

Hanya orang-orang dengan kategori tersebut yang akan memenuhi syarat untuk mendapatkan izin umrah, termasuk salat di Masjidil Haram. Syarat tersebut juga berlaku bagi jemaah yang beribadah di Masjid Nabawi di Madinah. Demikian dikutip dari France 24, Selasa (6/4).

Kementerian mengatakan, kebijakan ini mulai berlaku sejak awal Ramadan yang akan jatuh pekan depan, tapi belum jelas sampai kapan kebijakan ini akan diberlakukan. Juga belum jelas apakah kebijakan ini akan diperpanjang untuk ibadah haji tahun ini.

Arab Saudi telah melaporkan lebih dari 393.000 infeksi virus corona dan 6.700 kematian. Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah menyuntikkan 5 juta lebih vaksin Covid-19 di negara dengan populasi lebih dari 34 juta itu.

Bulan lalu, Raja Salman mengganti Menteri Haji. Mohammad Benten ditarik dari jabatannya dan digantikan Essam bin Saeed, menurut kantor berita kerajaan, Saudi Press Agency (SPA).

Pada musim haji tahun lalu, hanya 10.000 orang khususnya penduduk Arab Saudi yang diizinkan melaksanakan ibadah rukun Islam kelima tersebut. Belum jelas apakah ibadah haji akan diizinkan tahun ini.

Menurut surat kabar pro pemerintah Okaz, hanya peziarah yang telah divaksinasi yang akan diizinkan tahun ini.

Dalam pelonggaran pembatasan virus corona pada Oktober 2020, Arab Saudi membuka kembali Masjidil Haram untuk pertama kalinya setelah ditutup selama tujuh bulan dan secara bertahap mulai mengizinkan umrah.

Pihak berwenang mengatakan umrah akan diizinkan dengan kapasitas penuh ketika ancaman pandemi telah mereda. [pan]

Baca juga:
Menikmati Liburan Mewah ala Orang Kaya Arab di Riyadh Oasis
Potret Keindahan Masjid Apung di Tepi Laut Merah Arab Saudi, WNI Dilarang Masuk
Patung Mata 1 Dajjal Berdiri Tegap di Arab Saudi, Ini Potretnya Tak Ada yang Ganggu
Arab Saudi Luncurkan Identitas Digital Penduduk di Aplikasi “Tawakkalna”
China Akan Undang Palestina dan Israel untuk Gelar Perundingan Damai
Ingat Bocah jadi Miliarder di Arab? Ibunya Pernah Dikira Pembantu Saat ke Sekolah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini