Anggota Parlemen Turki Saling Baku Hantam Setelah Oposisi Kritik Presiden Erdogan

Kamis, 5 Maret 2020 12:00 Reporter : Hari Ariyanti
Anggota Parlemen Turki Saling Baku Hantam Setelah Oposisi Kritik Presiden Erdogan Anggota parlemen Turki saling baku hantam. ©Alarabiya

Merdeka.com - Aksi saling baku hantam pecah di dalam parlemen Turki pada Rabu (4/3) saat seorang anggota parlemen dari pihak oposisi berpidato. Dalam pidatonya, oposisi ini menuding Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan tak menghormati tentara Turki yang tewas di Suriah.

Pekan lalu, 33 tentara Turki tewas dalam serangan yang dilakukan pasukan keamanan pemerintah Suriah di Provinsi Idlib.

Seperti dikutip dari Alarabiya, Kamis (5/3), sebuah video kericuhan tersebut berhasil didapatkan Reuters dari seorang sumber yang berada di lokasi. Dalam video itu, belasan anggota parlemen nampak bertengkar, beberapa orang naik ke meja dan melempar pukulan, sementara yang lainnya mencoba menghentikan keributan itu.

Engin Ozkoc, anggota parlemen dari partai oposisi, Partai Rakyat Republik (CH), menuding dalam sebuah konferensi pers dan kemudian berkicau di Twitter bahwa Erdogan tidak menghormati tentara Turki yang tewas pekan lalu.

Ozkoc juga menuding Erdogan tak bertanggung jawab karena mengirim tentara ke pusat konflik tanpa perlindungan udara.

1 dari 1 halaman

Juru bicara parlemen, Mustafa Sentop mengecam pernyataan dari oposisi tersebut.

Aparat penegak hukum di Ankara kemudian melakukan investigasi atas dugaan pelecehan terhadap presiden, seperti diberitakan kantor berita pemerintah, Anadolu.

Adu jotos di parlemen Turki juga pernah terjadi pada Februari 2015 lalu. Saat rapat parlemen, sebuah kursi melayang dan melukai lima orang anggota. Pertengkaran massal anggota parlemen itu terjadi antara kelompok dari Partai Pembangunan dan Keadilan (AKP) dengan anggota Partai Rakyat Demokratik (HDP) dan Partai Rakyat Republik (CHP).

Keributan itu dimulai ketika anggota dewan dari partai oposisi mencoba menunda perdebatan soal rancangan undang-undang keamanan yang memperkuat kewenangan polisi dalam mengatasi demonstrasi. [pan]

Baca juga:
Militer Turki Tembak Jatuh Pesawat Perang Suriah
Turki Tembak Dua Pesawat Tempur Suriah, Pilot Selamatkan Diri dengan Terjun Payung
Setelah 33 Tentara Terbunuh di Suriah, Turki Akan Biarkan Pengungsi Masuk Eropa
Turki Blokir Akses Media Sosial Setelah Serangan di Idlib Tewaskan 33 Tentara
Pakistan, Turki, dan Afghanistan Tutup Perbatasan dengan Iran Akibat Wabah Corona

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Turki
  3. Recep Tayyip Erdogan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini