Anggota Parlemen Iran Ancam Serang Gedung Putih sebagai Balasan Kematian Sulaimani

Selasa, 7 Januari 2020 14:08 Reporter : Pandasurya Wijaya
Anggota Parlemen Iran Ancam Serang Gedung Putih sebagai Balasan Kematian Sulaimani aparat berjaga di depan gedung putih. ©AP

Merdeka.com - Anggota parlemen Iran Abolfazl Abutorabi mengancam akan menyerang Gedung Putih sebagai balasan atas serangan AS yang menewaskan Panglima Garda Revolusi Qassim Sulaimani Jumat lalu.

Dikutip dari kantor berita ILNA, laman the Independent melaporkan, Selasa (7/1), Abutorabi menjawab pertanyaan tentang bagaimana Iran akan bereaksi atas kematian Sulaimani.

"Kita bisa menyerang Gedung Putih. Kita bisa membalas mereka di tanah Amerika. Kita punya kekuatan, insya Allah kita akan membalas dalam waktu yang tepat," ujar Abutorabi.

Presiden Amerika Serikat yang memerintahkan pembunuhan Sulaimani mengatakan AS akan kembali menyerang Iran jika Negeri Mullah itu melancarkan serangan balasan.

"Iran mengatakan dengan keras soal menyasar aset AS sebagai balasan setelah kita menyingkirkan pemimpin teroris mereka yang membunuh orang Amerika dan melukai banyak lainnya, belum lagi semua orang yang sudah dia bunuh sepanjang hidupnya, termasuk belakangan ini ratusan demonstran Iran,: ujar Trump dalam kicauannya akhir pekan lalu, seperti dilansir laman Fox News, Selasa (7/1).

"Dia sudah menyerang Kedutaan kita dan menyiapkan serangan berikutnya di tempat lain. Iran selalu jadi masalah selama ini."

2 dari 2 halaman

Ancaman Iran Serang Gedung Putih Diragukan

serang gedung putih diragukan rev1

Abutorabi menyebut kematian Sulaimani adalah deklarasi perang dan harus segera dibalas.

"Ketika seseorang menyatakan perang, apakah Anda mau membalas peluru dengan bunga? Mereka akan menembak kepala Anda," kata dia.

Setelah kematian Sulaimani, Pemimpin Spiritual Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei mengatakan pembalasan yang setimpal akan menghampiri para kriminal yang tangannya kotornya dipenuhi darah Sulaimani. Presiden Iran Hassan Rouhani juga berjanji akan melancarkan balasan atas kejahatan keji tersebut.

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah Minggu lalu mengatakan kematian Sulaimani membuat kawasan Timur Tengah memasuki babak baru.

Namun koresponden the Independent Borzou Daraghi meragukan kemungkinan terjadi serangan balasan Iran di wilayah AS karena Abutorabi memang sebelumnya dikenal sebagai orang yang sering berkomentar keras dan Iran tidak punya kemampuan militer untuk melancarkan serangan ke AS dengan rudal. [pan]

Baca juga:
Irak Batasi Pergerakan Pasukan Koalisi Amerika di Wilayahnya
Kedubes Iran di RI: Pembunuhan Solemani Aksi Terorisme Amerika Serikat
Mengupas Bagaimana Strategi Iran Membalas Serangan AS
Bersiap Hadapi Balasan Iran, Pangkalan Militer AS di Seantero Timur Tengah Siaga Satu
Penampakan Lautan Pelayat Iringi Pemakaman Jenderal Iran di Teheran

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini