Ancaman Erdogan dan Bentrokan Turki-Rusia di Suriah yang Tak Terelakkan

Kamis, 20 Februari 2020 07:13 Reporter : Pandasurya Wijaya
Ancaman Erdogan dan Bentrokan Turki-Rusia di Suriah yang Tak Terelakkan Presiden Recep Tayyip Erdogan. ©2017 Bloomberg

Merdeka.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan melancarkan operasi militer besar-besaran di Provinsi Idlib, Suriah, akhir bulan ini jika Damaskus tidak menarik mundur pasukan Suriah dari posisi tentara Turki di wilayah itu.

"Operasi (militer) di Idlib tidak terelakkan," kata Erdogan di hadapan anggota parlemen dari partainya kemarin. "Kita sedang menghitung mundur. Kami sedang memberi peringatan terakhir."

Rusia yang selama ini merupakan sekutu utama Suriah selama hampir sembilan tahun konflik berlangsung menanggapi pernyataan Erdogan itu dengan mengatakan segala bentuk serangan Turki terhadap pasukan Suriah di Idlib adalah "skenario terburuk" yang akan terjadi.

"Jika kita bicara tentang operasi militer terhadap Republik Suriah sebagai otoritas yang punya legitimasi dan pasukan bersenjata maka tentu ini akan menjadi skenario terburuk," kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, seperti dilansir laman Aljazeera, Rabu (19/2).

Baca Selanjutnya: Ankara yang selama ini menyokong...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini